Dampak Kabut Asap, MTsN 1 Kota Palu Terapkan Belajar Daring Dua Hari
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Palu menetapkan kebijakan pembelajaran secara daring atau Belajar dari Rumah (BDR) selama dua hari, terhitung mulai Selasa hingga Rabu, 20–21 Oktober 2026. Langkah ini diambil menyusul kondisi kabut asap yang kian menyelimuti Kota Palu dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kesehatan anak usia sekolah.
PALU, METROSULAWESI.NET— Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Palu menetapkan kebijakan pembelajaran secara daring atau Belajar dari Rumah (BDR) selama dua hari, terhitung mulai Selasa hingga Rabu, 20–21 Oktober 2026. Langkah ini diambil menyusul kondisi kabut asap yang kian menyelimuti Kota Palu dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kesehatan anak usia sekolah.
Informasi resmi tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala MTsN 1 Kota Palu, Andi, melalui pengumuman tertulis bertajuk "Informasi Ayah Bunda Terkait Kegiatan Belajar dari Rumah" yang ditujukan kepada para orang tua dan siswa.
Kebijakan madrasah ini sejalan dengan langkah Pemerintah Kota Palu yang sebelumnya telah menetapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama tiga hari (19–21 Oktober 2026) untuk tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP di bawah kewenangan pemerintah kota. Dengan terbitnya maklumat dari MTsN 1 Palu, seluruh aktivitas belajar mengajar di lingkungan madrasah tersebut dipastikan beralih ke ruang digital selama dua hari ke depan.
Langkah responsif pihak madrasah mendapat apresiasi positif dari para orang tua murid. Wakil Ketua Komite MTsN 1 Kota Palu, Ikbal Borman, menyatakan dukungan penuhnya terhadap kebijakan BDR ini demi menjaga keselamatan para siswa.
“Alhamdulillah, kami mengapresiasi langkah pihak madrasah yang telah menyampaikan informasi belajar dari rumah. Harapan kami, kesehatan dan keselamatan anak-anak tetap menjadi prioritas, tanpa mengabaikan keberlangsungan proses pendidikan,” ujar Ikbal.
Ikbal juga berharap agar seluruh siswa dapat mengikuti pembelajaran daring ini dengan disiplin dan tetap menjaga kondisi fisik di tengah penurunan kualitas udara. Melalui pengumuman yang sama, manajemen MTsN 1 Kota Palu turut mengimbau seluruh keluarga besar madrasah untuk memperketat protokol kesehatan serta saling mendoakan keselamatan dan kelancaran selama masa pembatasan aktivitas luar ruangan ini. (*)
Apa Reaksimu?

