Pengurus KORPRI Sulteng Dikukuhkan, Wagub Reny Tekankan Mental Melayani ASN

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menekankan pentingnya membangun mental melayani di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat pengukuhan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan Badan Pembina Olahraga (BAPOR) KORPRI Provinsi Sulawesi Tengah masa bakti 2026–2031 di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (22/10/2026).

Oktober 24, 2026 - 16:00
Pengurus KORPRI Sulteng Dikukuhkan, Wagub Reny Tekankan Mental Melayani ASN
Pengukuhan pengurus KORPRI Sulteng dan Bapor KORPRI Sulteng di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (22/10/2026). (Foto: Ist)

PALU, METROSULAWESI.NET - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menekankan pentingnya membangun mental melayani di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat pengukuhan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan Badan Pembina Olahraga (BAPOR) KORPRI Provinsi Sulawesi Tengah masa bakti 2026–2031 di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (22/10/2026).

Reny mengingatkan bahwa ASN harus mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugas pemerintahan, bukan justru menempatkan diri sebagai pihak yang ingin dilayani.

“ASN harus memiliki mental melayani, terutama dalam pelayanan publik. Kita harus melayani masyarakat, bukan justru ingin dilayani,” tegas Reny.

Menurutnya, kualitas birokrasi tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan tugas administratif, tetapi juga oleh kedisiplinan, kemampuan berinovasi, serta kesungguhan ASN dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, setiap ASN harus memahami tugas dan fungsi masing-masing agar dapat menjalankan tanggung jawab secara profesional serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

“ASN harus disiplin, bekerja, dan terus berinovasi. Setiap ASN harus mengetahui dan memahami tugas serta fungsi kerjanya, karena pemahaman terhadap tugas dan fungsi merupakan hal mendasar dalam menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur negara,” ujarnya.

Pengurus KORPRI Sulteng yang diketuai Abd Raaf Malik dan pengurus BAPOR KORPRI yang diketuai Muchsin Pakaya dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031.

Kegiatan yang mengusung tema “Reorganisasi KORPRI Sulawesi Tengah untuk Sulteng Nambaso” tersebut menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, profesionalisme, dan komitmen pengabdian ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Acara itu turut dihadiri Ketua Departemen Perlindungan ASN Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN), Karjono Atmoharsono, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan undangan lainnya.

Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Panca Prasetya KORPRI oleh seluruh peserta sebagai bentuk peneguhan komitmen terhadap nilai-nilai pengabdian, integritas, dan tanggung jawab ASN. Selanjutnya, prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Karjono Atmoharsono.

Dalam sambutannya, Karjono menegaskan bahwa pengukuhan pengurus KORPRI bukan sekadar seremoni, melainkan amanah organisasi yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan tanggung jawab.

“Jabatan bukan kehormatan untuk dinikmati, melainkan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat integritas, profesionalisme, serta perlindungan dan kesejahteraan ASN. Menurutnya, KORPRI harus menjadi rumah besar bagi ASN yang mampu memperjuangkan kepentingan anggotanya sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua KORPRI Sulteng, Abd Raaf Malik, berharap kepengurusan masa bakti 2026–2031 dapat memperkuat koordinasi, menjaga kebersamaan, serta menjalankan amanah organisasi secara optimal.

Ia juga menekankan perlunya komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas organisasi dan pengabdian ASN demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik.

Pengukuhan BAPOR KORPRI diharapkan turut meningkatkan partisipasi ASN dalam kegiatan olahraga. Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut juga dinilai penting untuk menumbuhkan sportivitas dan mempererat kebersamaan di lingkungan pemerintahan. (ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow