Verdonk Main Sejak Awal Saat Lille Takluk 2-4 dari Galatasaray
Bek tim nasional Indonesia Calvin Verdonk bermain sejak awal laga saat timnya, Lille, takluk 2-4 dari Galatasaray pada pertandingan lanjutan Liga Champions 2026/2027 di Stadion Pierre-Mauroy, Lille, Rabu (21/10) malam WIB.
JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Bek tim nasional Indonesia Calvin Verdonk bermain sejak awal laga saat timnya, Lille, takluk 2-4 dari Galatasaray pada pertandingan lanjutan Liga Champions 2026/2027 di Stadion Pierre-Mauroy, Lille, Rabu (21/10) malam WIB.
Dikutip dari laman UEFA, pada laga itu, Verdonk ditempatkan di posisi idealnya, yang sebelumnya diisi Romain Perraud, dan bermain penuh sampai tuntas.
Sebanyak empat gol Galatasaray dibuat oleh Yunus Akgun (2'), Aleksei Batkarov (44'), bunuh diri Nabil Bentaleb (52') dan Viktor Osimhen.
Sementara Lille memperkecil jarak lewat dua gol penyerang sayap yang baru berusia 19 tahun, Soriba Diaoune (7', 39')
Hasil tersebut membuat Lille berada di peringkat 35, atau kedua terbawah, di klasemen sementara Liga Champions musim ini. Verdonk dan kawan-kawan belum mendapat satu poin pun dari tiga pertandingan. Sedangkan Galatasaray berada di posisi 25 dengan torehan tiga poin.
Laga baru berjalan dua menit ketika Yunus Akgun membawa Galatasaray unggul setelah menuntaskan bola pantul.
Lille merespons lima menit kemudian melalui penyelesaian tenang Diaoune yang memanfaatkan assist terukur Alexandro untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Verdonk sendiri kerap menghadapi tekanan dari lini serang Galatasaray yang diisi sosok seperti Victor Osimhen. Osimhen beberapa kali mencoba mengeksploitasi sisi kiri pertahanan tuan rumah.
Meski demikian, Verdonk juga berkontribusi dalam membangun serangan Lille. Beberapa umpan tariknya sempat membuka peluang bagi rekan-rekannya, tetapi tidak berhasil dikonversi menjadi gol.
Lille berbalik unggul pada menit ke-39. Diaoune kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan Hakon Haraldsson. Gol tersebut membawa tuan rumah memimpin 2-1.
Namun, keunggulan Lille tidak bertahan hingga jeda. Menjelang akhir babak pertama, Roland Sallai melewati Verdonk sebelum mengirimkan umpan yang diselesaikan Alexey Batrakov menjadi gol penyama kedudukan. Skor 2-2 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Galatasaray kembali mengambil kendali pertandingan. Wakil Turki itu berbalik unggu pada menit 52 setelah gelandang Lille, Nabil Bentaleb, melakukan gol bunuh diri.
Galatasaray semakin menjauh pada menit ke-61. Setelah berkali-kali mencoba, Osimhen akhirnya mencetak gol setelah menerima umpan Baris Yilmaz, membawa tim tamu unggul 4-2.
Pelatih Lille, Davide Ancelotti, kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk memperbaiki permainan timnya. Olivier Giroud termasuk pemain yang dimasukkan, sedangkan Verdonk tetap bertahan di lapangan.
Lille berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan, tetapi tidak mampu mencetak gol tambahan. Skor 4-2 untuk kemenangan Galatasaray bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. (ant)
Apa Reaksimu?

