Anwar Hafid: Sulteng Terbuka untuk Investor Rusia

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan Sulawesi Tengah terbuka bagi investor Rusia untuk menjalin kerja sama dan mengembangkan investasi di berbagai sektor.

Oktober 23, 2026 - 06:00
Anwar Hafid: Sulteng Terbuka untuk Investor Rusia
Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyerahkan cinderamata kepada Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, di Rumah Jabatan Siranindi, Selasa malam (20/10/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)

PALU, METROSULAWESI.NET - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan Sulawesi Tengah terbuka bagi investor Rusia untuk menjalin kerja sama dan mengembangkan investasi di berbagai sektor.

Potensi sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), serta iklim investasi yang terus berkembang menjadi peluang bagi penguatan hubungan ekonomi kedua pihak.

Hal itu disampaikan Anwar Hafid saat menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, di Rumah Jabatan Siranindi, Selasa malam (20/10/2026).

Anwar mengatakan, masyarakat Sulawesi Tengah yang majemuk dan memiliki karakter bersahabat merupakan modal penting dalam membangun hubungan kerja sama lintas bangsa.

“Sulawesi Tengah sangat terbuka bagi siapa pun. Masyarakat kita selalu bersahabat,” ujarnya.

Menurut Anwar, hubungan Indonesia dan Rusia yang terjalin baik membuka peluang besar untuk mengembangkan kerja sama, khususnya di bidang sumber daya manusia dan sumber daya alam.

Ia menambahkan, Sulawesi Tengah memiliki daya tarik bagi investor asing.

Iklim investasi yang terus berkembang, didukung pelayanan yang baik, diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi investor untuk menanamkan modalnya di Bumi Tadulako.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, menyampaikan bahwa kerja sama Rusia dan Indonesia mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari ekonomi, energi, pendidikan, pertanian, pertahanan hingga teknologi.

Ia juga menyebutkan volume perdagangan antara kedua negara terus tumbuh dari tahun ke tahun. 

Karena itu, Pemerintah Rusia siap menawarkan berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah.

Anwar berharap kunjungan Dubes Rusia tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan diplomatik sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih konkret pada masa mendatang.

“Semoga Pak Dubes pulang dengan senang hati dan rindu datang kembali ke Sulteng,” harapnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido, Wakil Bupati Donggala, Wakil Bupati Sigi, sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN), serta pengelola yayasan pendidikan tinggi Universitas Abdul Aziz Lamadjido. (ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow