Farid Poddungge Terpilih Aklamasi Pimpin Pabersi Sulteng 2026-2030
Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Sulawesi Tengah menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pertama di salah satu hotel di Kota Palu, Sabtu (17/10/2026).
PALU, METROSULAWESI.NET - Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Sulawesi Tengah menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pertama di salah satu hotel di Kota Palu, Sabtu (17/10/2026).
Musprov tersebut menghasilkan Farid Poddungge sebagai Ketua Pabersi Sulteng periode 2026-2030. Farid terpilih secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya calon yang maju dalam forum musyawarah.
Ketua Pabersi Sulteng periode 2022-2026, Armin Amiruddin, mengatakan Pabersi di Sulawesi Tengah masih tergolong organisasi yang baru sehingga periode kepengurusan sebelumnya lebih banyak diarahkan pada pembenahan organisasi.
"Pabersi ini masih muda, baru ini Sulawesi Tengah. Sehingga kita baru berbenah. Yang paling utama kami lakukan adalah pembinaan organisasinya," ujar Armin.
Menurutnya, salah satu perkembangan organisasi selama kepengurusan 2022-2026 adalah terbentuknya empat kepengurusan Pabersi di tingkat kabupaten/kota yang telah mendapatkan surat keputusan (SK).
Armin berharap kepengurusan baru di bawah Farid Poddungge dapat melanjutkan pembenahan organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan atlet.
"Mudah-mudahan dengan terbentuknya pengurus baru nanti bisa lebih memajukan Pabersi Sulawesi Tengah," katanya.
Armin juga meminta kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi dengan Pabersi kabupaten/kota, khususnya di daerah yang menjadi lokasi penyelenggaraan Porprov.
Ia mengatakan konsolidasi tersebut penting agar pembenahan organisasi dapat berjalan lebih cepat.
Dalam Musprov, Armin juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus, atlet, pelatih dan pihak lain apabila selama masa kepemimpinannya terdapat kekurangan atau hal yang kurang berkenan.
"Saya mohon maaf kepada teman-teman semuanya, pengurus Pabersi Sulawesi Tengah, apabila selama periode saya ada hal-hal yang tidak mengenakkan atau menyinggung," ujarnya.
Pewarta: Adi Pranata
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

