Irvan Aryanto Kembali Nahkodai KBI Sulteng Periode 2026-2030
Irvan Aryanto kembali dipercaya memimpin Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (KBI) Sulawesi Tengah periode 2026-2030.
PALU, METROSULAWESI.NET - Irvan Aryanto kembali dipercaya memimpin Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (KBI) Sulawesi Tengah periode 2026-2030.
Irvan terpilih dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) II KBI Sulteng yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Palu, 13-14 Oktober 2026.
Kembali terpilihnya Irvan menjadi kelanjutan perjalanan KBI Sulteng yang sejak 2022 berupaya memperkenalkan olahraga kick boxing sekaligus memperluas pembinaan atlet di daerah.
Irvan mengatakan, pelaksanaan Musprov II sempat tertunda hingga tiga kali. Musprov baru dapat direalisasikan tahun ini setelah menyesuaikan dengan agenda Musyawarah Nasional (Munas) KBI yang telah selesai dilaksanakan.
Menurut Irvan, perjalanan KBI Sulteng sejak berdiri pada 2022 menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Organisasi tersebut terus berupaya memperkenalkan kick boxing kepada masyarakat sekaligus mendorong terbentuknya kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota.
“Kita berjuang agar olahraga KBI bisa diperkenalkan di masyarakat Sulteng dan mendapat apresiasi di daerah, sehingga terbentuk KBI di kabupaten,” kata Irvan.
Ke depan, Irvan berharap kick boxing mampu menyumbangkan medali bagi Sulawesi Tengah pada penyelenggaraan PON mendatang.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) menjadi salah satu jalur penting untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi. Karena itu, pembinaan harus terus diperkuat agar KBI Sulteng dapat berkembang dan bersaing pada level yang lebih tinggi.
Irvan juga berharap dukungan KONI Sulawesi Tengah terhadap perkembangan KBI terus diperkuat, baik melalui penganggaran maupun program peningkatan prestasi atlet.
Selain memperkuat pembinaan, KBI Sulteng juga berupaya menangkap peluang menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (Kejurnas) di Kota Palu.
Namun, Irvan menyebut rencana tersebut membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pengurus KBI di kabupaten dan kota.
“Kita juga mencoba menangkap tawaran melaksanakan Kejurnas di Palu. Tapi, kita tidak bisa berbuat kalau tidak didukung pengurus KBI kabupaten,” tutupnya.
Pewarta: Adi Pranata
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

