Selaraskan Satgas dan Padat Karya, Wali Kota: Hentikan Pola Kerja Sendiri-Sendiri!

Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, menginstruksikan Satgas Kebersihan dan Pengawas Keluarga Padat Karya untuk menyatukan pola kerja dan menghentikan ego sektoral di lapangan. Penegasan ini disampaikan Hadianto saat memimpin rapat evaluasi bersama para camat dan perwakilan OPD terkait di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Rabu 21 Oktober 2026.

Oktober 23, 2026 - 07:30
Selaraskan Satgas dan Padat Karya, Wali Kota: Hentikan Pola Kerja Sendiri-Sendiri!
Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid memimpin rapat evaluasi bersama para camat dan perwakilan OPD terkait di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Rabu 21 Oktober 2026. (Foto: Diskominfo Kota Palu)

PALU, METROSULAWESI.NET - Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, menginstruksikan Satgas Kebersihan dan Pengawas Keluarga Padat Karya untuk menyatukan pola kerja dan menghentikan ego sektoral di lapangan. Penegasan ini disampaikan Hadianto saat memimpin rapat evaluasi bersama para camat dan perwakilan OPD terkait di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Rabu 21 Oktober 2026.

Hadianto menekankan, kolaborasi terpadu antarpetugas mutlak diperlukan agar penataan lingkungan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah berjalan lebih terarah, terkoordinasi, dan memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat.

“Satgas kebersihan dan pengawas keluarga padat karya harus bekerja sama dengan baik di setiap wilayah kerja. Jangan lagi seperti berjalan sendiri-sendiri, kita harus menjadi satu untuk bersama-sama mengawal dan menjaga kota ini,” ujar Wali Kota.

Dalam arahannya, Wali Kota menyoroti bahwa aspek pengawasan wilayah ke depan tidak boleh lagi hanya berfokus pada masalah sampah. Pengawas padat karya dituntut peka terhadap pemanfaatan ruang, ketertiban umum, hingga penanganan estetika kota seperti rumput liar yang terbengkalai.

Guna memperkuat kapasitas petugas di lapangan, Pemkot Palu akan melibatkan Dinas Penataan Ruang untuk memberikan edukasi peruntukan ruang, serta Satpol PP untuk penguatan penegakan peraturan daerah (Perda).

“Tidak hanya bicara bersih, tetapi bagaimana kota ini menjadi indah, rapi, dan tertib. Ruang-ruang kecil juga harus menjadi perhatian, bukan hanya kawasan besar,” tuturnya.

Hadianto meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama para camat memaksimalkan potensi 160 personel Satgas serta ribuan anggota padat karya yang ada. Menurutnya, seluruh jajaran harus menerjemahkan tema HUT ke-48 Kota Palu, Moving in Action, ke dalam tindakan konkret yang langsung dirasakan publik.

Di sisi lain, Wali Kota mengumumkan rencana evaluasi peningkatan insentif bagi para pengawas padat karya demi menunjang kesejahteraan mereka. Namun, ia menggarisbawahi bahwa kenaikan hak tersebut wajib diiringi dengan peningkatan standar kualitas kerja.

“Saya ingin insentif mereka diperhatikan, tetapi standar kerja juga harus naik. Jangan hanya meningkat haknya, sementara tanggung jawab tidak berjalan,” tegas Hadianto.

Rapat evaluasi yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempercepat penanganan masalah lingkungan secara berkelanjutan melalui pengawasan intensif day to day di setiap wilayah kerja. (*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow