Sulteng Susun Peta Jalan Proklim 2026 untuk Dorong Pembangunan Rendah Karbon
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong pembangunan rendah karbon yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga tangguh menghadapi perubahan iklim dan bermanfaat bagi masyarakat.
PALU, METROSULAWESI.NET - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong pembangunan rendah karbon yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga tangguh menghadapi perubahan iklim dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pesan ini disampaikan melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesra Muhammad Muchlis, saat mewakili gubernur sekaligus membuka Ekspose Dokumen Peta Jalan Proklim Sulteng Tahun 2026 di Palu Senin (12/10/2026).
Menurutnya, perencanaan pengendalian perubahan iklim harus berpijak pada kondisi riil daerah dan juga sinkron dengan misi ketiga RPJMD Sulawesi Tengah, yakni mewujudkan pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang yang berkelanjutan.
“Ekspose ini bertujuan menghasilkan rumusan yang jelas, prioritas yang terukur dan langkah tindak lanjut yang dapat dilaksanakan,” ujarnya menguraikan.
Lebih lanjut, Staf Ahli Muchlis menyampaikan bahwa Sulteng telah memperoleh apresiasi positif dari Sekretariat Nasional atas dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) pengendalian perubahan iklim.
Bahkan, capaian penurunan emisi daerah turut mendapat dukungan pendanaan internasional berbasis hasil atau Result-Based Payment (RBP ) REDD+ lewat skema Green Climate Fund (GCF) senilai 2,8 Juta Dollar.
Meski demikian, capaian ini diharapnya tidak membuat seluruh pihak yang berkontribusi dalam program pengendalian iklim cepat berpuas diri.
“Pengakuan dunia bukanlah garis akhir, melainkan titik tolak untuk membuktikan bahwa komitmen kita tak sekadar diakui, tetapi terus teruji dalam konsistensi dan abadi dalam dampaknya,” tegasnya. (ril/*)
Apa Reaksimu?

