TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Poso, Fokus pada Penguatan Gotong Royong dan Pembangunan Desa

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka secara serentak di 51 wilayah di Indonesia pada Selasa, 13 Oktober 2026. Di Kabupaten Poso, pembukaan program sinergi antara Pemerintah Kabupaten Poso, TNI, Polri, dan masyarakat ini dipimpin langsung oleh Bupati Poso, Verna Gladies Merry Inkiriwang, di Lapangan Sangele, Kecamatan Pamona Puselemba.

Oktober 15, 2026 - 12:00
TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Poso, Fokus pada Penguatan Gotong Royong dan Pembangunan Desa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka oleh Bupati Poso, Verna Gladies Merry Inkiriwang, di Lapangan Sangele, Kecamatan Pamona Puselemba pada Selasa, 13 Oktober 2026. (Foto: Ist)

POSO, METROSULAWESI.NET - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka secara serentak di 51 wilayah di Indonesia pada Selasa, 13 Oktober 2026. Di Kabupaten Poso, pembukaan program sinergi antara Pemerintah Kabupaten Poso, TNI, Polri, dan masyarakat ini dipimpin langsung oleh Bupati Poso, Verna Gladies Merry Inkiriwang, di Lapangan Sangele, Kecamatan Pamona Puselemba.

Program TMMD ke-130 yang diselenggarakan oleh Kodim 1307/Poso ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Upacara pembukaan turut dihadiri oleh Dandim 1307/Poso Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat keamanan, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda setempat.

Dalam amanatnya, Bupati Poso dr. Verna Gladies Merry Inkiriwang menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur fisik, melainkan sebuah upaya besar untuk memperkuat semangat gotong royong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.

"Pembangunan yang kuat dan berkelanjutan harus dimulai dari desa, dilaksanakan secara bersama-sama, serta diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Verna.

Pada tahun anggaran 2026 ini, TMMD ke-130 di wilayah Poso berfokus pada sejumlah sasaran fisik strategis untuk menunjang kebutuhan dasar warga, salah satunya menyasar lima unit rumah yang tersebar di Desa Soe, Kelurahan Pamona, Desa Leboni, dan Desa Mayakeli.

Selain itu, TMMD juga akan membangun fasilitas sanitasi seperti Mandi, Cuci, Kakus (MCK). Fasilitas ini dibangun di Desa Tonusu, Desa Sulewana, Desa Leboni, dan Kelurahan Pamona guna meningkatkan sanitasi lingkungan. TMMD juga akan melaksanakan pengerasan jalan desa yang dipusatkan di Desa Dulumai untuk memperlancar mobilitas warga.

Menurut Verna, keberhasilan program TMMD ini tidak hanya diukur dari jumlah bangunan atau volume infrastruktur yang berhasil diselesaikan. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian masyarakat, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan akses terhadap pelayanan dasar di pedesaan.

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif selama pelaksanaan kegiatan dan bersama-sama menjaga hasil pembangunan setelah program ini selesai.

“Seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui TMMD harus dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Usai upacara pembukaan, Bupati Poso bersama unsur Forkopimda langsung bergerak meninjau posko serta beberapa titik lokasi yang menjadi sasaran fisik TMMD. Melalui program ini, pemerintah daerah dan masyarakat kini memegang tanggung jawab bersama untuk memastikan seluruh fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata dan digunakan secara berkelanjutan.

Pewarta: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow