Jembatan Kabose Akan Dibangun Baru dari APBD, Nama Diganti Jadi Jembatan Berani
Bupati Poso,Verna G.M. Inkiriwang mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Berani di muara Sungai Poso, kawasan Jalan Kabose–Bonesompe, Kelurahan Kayamanya, Kabupaten Poso, Kamis (15/10).
POSO, METROSULAWESI.NET- Bupati Poso,Verna G.M. Inkiriwang mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Berani di muara Sungai Poso, kawasan Jalan Kabose–Bonesompe, Kelurahan Kayamanya, Kabupaten Poso, Kamis (15/10).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Poso dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terkait pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Kelurahan Kayamanya dan Bonesompe. Jembatan dengan panjang sekitar 120 meter itu direncanakan mulai dibangun pada Februari 2027, dengan alokasi anggaran multiyears sebesar Rp120 miliar dari APBD Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan komitmennya untuk merealisasikan pembangunan jembatan yang sebelumnya dikenal sebagai Jembatan Kabose. Ia sekaligus mengumumkan perubahan nama menjadi Jembatan Berani, yang disambut persetujuan masyarakat setempat.
“Saat ini saya akan tepati janji saya kepada warga dan Bupati Poso terkait dengan pembangunan jembatan yang menghubungkan Kayamanya dan Bonesompe bahwa awal tahun depan jembatan ini akan segera dibangun. Namun, jembatan ini namanya bukan lagi Kabose, tapi Jembatan Berani,” ujar Anwar Hafid di hadapan masyarakat.
Gubernur berharap, keberadaan Jembatan Berani nantinya dapat menjadi ikon baru bagi Kota Poso dan Sulawesi Tengah, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendorong perkembangan UMKM, pariwisata, perikanan, serta sektor kuliner di kawasan sekitarnya.
Sementara itu, Bupati Poso menyampaikan bahwa rencana pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil koordinasi yang telah dilakukan bersama Gubernur Sulawesi Tengah beberapa waktu sebelumnya. Koordinasi tersebut menjadi langkah penting dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Poso.
Pemerintah Kabupaten Poso berharap pembangunan Jembatan Berani dapat meningkatkan konektivitas antara Kayamanya dan Bonesompe, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi dan pengembangan kawasan perkotaan.
Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Poso. (pul)
Apa Reaksimu?

