Ketua KND RI Memberikan Penguatan Khusus Kepsek di Palu

Sejumlah kepala sekolah di Kota Palu menggelar pertemuan khusus dengan Ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia, Dante Rigmalia, di Kota Palu, pada Kamis (8/10/2026). Pertemuan ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman serta komitmen satuan pendidikan dalam menghadirkan layanan pendidikan inklusif, khususnya bagi peserta didik penyandang disabilitas.

Oktober 10, 2026 - 09:00
Ketua KND RI Memberikan Penguatan Khusus Kepsek di Palu
Sejumlah kepala sekolah di Kota Palu menggelar pertemuan khusus dengan Ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia, Dante Rigmalia, di Kota Palu, pada Kamis (8/10/2026). (Foto: Diskominfo Kota Palu)

PALU, METROSULAWESI.NET - Sejumlah kepala sekolah di Kota Palu menggelar pertemuan khusus dengan Ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia, Dante Rigmalia, di Kota Palu, pada Kamis (8/10/2026). Pertemuan ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman serta komitmen satuan pendidikan dalam menghadirkan layanan pendidikan inklusif, khususnya bagi peserta didik penyandang disabilitas.

Sejumlah pimpinan sekolah yang hadir dalam agenda penting ini di antaranya berasal dari SMP Negeri 1 Palu, SMP Negeri 4 Palu, SMP Negeri 6 Palu, SD Negeri 3 Palu, SD Negeri 21 Palu, SD Inpres 3 Birobuli, SD Inpres Silae, hingga SD Zion Palu.

Dalam kesempatan tersebut, Dante Rigmalia memberikan penguatan sekaligus motivasi mengenai pentingnya membangun lingkungan sekolah yang ramah, aman, setara, dan mudah diakses oleh semua anak. Ia menekankan bahwa sekolah harus mampu memahami kebutuhan unik setiap siswa disabilitas agar proses belajar-mengajar dan interaksi sosial di sekolah dapat berjalan tanpa diskriminasi.

“Layanan dan pendekatan di lingkungan sekolah sudah sepatutnya berjalan secara inklusif dengan menggunakan pendekatan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM),” ujar Dante memberikan arahan.

Para kepala sekolah yang hadir juga didorong untuk aktif membangun koordinasi erat dengan pemerintah daerah, orang tua murid, tenaga pendidik, hingga organisasi penyandang disabilitas. Sinergi ini dinilai krusial demi menciptakan ekosistem pendidikan yang memberikan kesempatan setara bagi setiap anak untuk berkembang.

Melalui pertemuan ini, peran sekolah diharapkan semakin kuat dalam mengawal pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, terutama dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.

Turut hadir mendampingi jalannya pertemuan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Evi Oktavia, serta Staf Khusus Wali Kota Palu, Kania. (din/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow