John Herdman Plih Pemain Paling Klinis Jadi Penendang Penalti

Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan pemain-pemain yang menjadi penendang saat adu penalti pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, adalah pemain-pemain terpilih.

Oktober 6, 2026 - 05:24
John Herdman Plih Pemain Paling Klinis Jadi Penendang Penalti
Pesepak bola Timnas Indonesia Kevin Diks berselebrasi usai mencetak gol kegawang Timnas Thailand dalam adu penalti pada pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). Indonesia juara setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 4-2. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym.

JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan pemain-pemain yang menjadi penendang saat adu penalti pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, adalah pemain-pemain terpilih.

"Mereka yang akhirnya menjadi penendang adalah pemain yang tampil paling klinis dalam masa persiapan," kata Herdman dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Indonesia sukses meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand 4-2 melalui drama adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 2-2.

Kevin Diks, Dean Jame, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama di antara empat dari lima penendang penalti yang dipilih Herdman. 

Keempat pemain belakang skuad Garuda itu sukses menjalankan tugas untuk mengantar Indonesia meraih gelar juara. 

Herdman menjelaskan, saat latihan persiapan, pihaknya telah menganalisis kemampuan para pemain sehingga sudah disiapkan untuk menjadi penendang ketika laga harus berlangsung lewat adu penalti.

"Para pemain ini sangat klinis dalam penyelesaian akhir saat latihan kemarin," katanya.

Pelatih asal Inggris itu mengatakan pihaknya tidak memasukkan para pemain menyerang dalam daftar awal penendang karena mereka tidak percaya diri saat latihan.

Ketika pemain tak mampu melakukannya (menendang penalti) dalam latihan, maka kesempatan diberikan kepada pemain lain yang terlihat berada dalam performa terbaik, kata dia.

"Kami selalu berlatih untuk situasi seperti ini dan latihan akhirnya membuahkan hasil," katanya.

Herdman menambahkan bahwa laga final sangat ditentukan oleh momentum, mentalitas, semangat, dan kegigihan untuk menang. 

Oleh sebab itu, ia bangga pada penampilan tim asuhannya yang menyelesaikan tugas dengan hasil yang membanggakan bagi Indonesia. (ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow