HUT ke-48 Kota Palu, Pemkot Tegaskan Komitmen "Moving in Action" dan Evaluasi Cara Kerja

Pemerintah Kota Palu menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi pembangunan melalui semangat "Moving in Action". Komitmen ini berfokus pada pembuktian aksi nyata di semua sektor pembangunan serta penguatan ekonomi lokal yang langsung menyentuh masyarakat.

Sep 26, 2026 - 07:00
HUT ke-48 Kota Palu, Pemkot Tegaskan Komitmen "Moving in Action" dan Evaluasi Cara Kerja
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmat Mustafa (kiri) dan akademisi Untad sekaligus pengamat, Irwan Waris. (Foto: Diskomintosantik Kota Palu)

PALU, METROSULAWESI.NET - Pemerintah Kota Palu menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi pembangunan melalui semangat "Moving in Action". Komitmen ini berfokus pada pembuktian aksi nyata di semua sektor pembangunan serta penguatan ekonomi lokal yang langsung menyentuh masyarakat.

Hal tersebut menjadi poin utama dalam dialog interaktif RRI Palu “Palu Menyapa” bertema “Moving in Action: Capaian dan Keberlanjutan Program Kota Palu” pada Kamis (24/9/2026).

Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, yang hadir secara virtual menegaskan bahwa memasuki periode kedua kepemimpinannya, fokus utama pemerintah adalah meningkatkan kualitas kerja. Jika periode pertama digunakan untuk membangun gagasan dan meletakkan dasar perubahan, maka periode kedua ini menuntut kerja yang lebih konkret.

"Periode kedua ini adalah periode di mana semua pihak harus benar-benar menunjukkan kerja yang lebih nyata. Yang harus kita evaluasi sebenarnya bukan programnya, tetapi cara kerja kita dalam menjalankan program tersebut," ujar Hadianto.

Hadianto menyebutkan, saat ini 88 program prioritas Pemerintah Kota Palu telah berjalan dengan baik. Meski demikian, penyempurnaan tetap dilakukan agar program-program tersebut berjalan lebih efektif.

Salah satu program yang dievaluasi dan diperkuat adalah bantuan modal usaha untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mulai tahun 2025 hingga 2026, mekanisme bantuan diubah dengan mewajibkan pelatihan literasi usaha sebelum modal disalurkan. Langkah ini diambil agar masyarakat penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.

Senada dengan Wali Kota, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmat Mustafa, menjelaskan bahwa momentum HUT ke-48 Kota Palu harus menjadi pemicu bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama.

Sebagai bentuk aksi nyata di bidang ekonomi, rangkaian HUT Kota Palu tahun ini akan menghadirkan Gebyar UMKM. Acara tersebut melibatkan pelaku usaha binaan pemerintah serta peserta inkubator bisnis sebagai upaya memperluas ruang promosi.

Aksi nyata Pemkot Palu ini mendapat apresiasi dari akademisi sekaligus pengamat, Irwan Waris. Ia menilai perubahan dan penataan kota dalam beberapa tahun terakhir sudah sangat dirasakan dampak positifnya oleh masyarakat.

"Di masa kepemimpinan Pak Hadianto ini, Kota Palu sungguh-sungguh bergerak dan beraksi. Sebagai warga, saya melihat kota kita semakin tertata," kata Irwan.

Dialog "Palu Menyapa" ini ditutup dengan harapan agar semangat "Moving in Action" dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha demi keberlanjutan pembangunan Kota Palu yang lebih merata. (din/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow