Justin Hubner Tak Bisa Gambarkan Perasaannya Setelah Juara

Bek Timnas Indonesia Justin Hubner menyatakan tak mampu menggambarkan perasaannya setelah membawa Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Oktober 6, 2026 - 05:41
Justin Hubner Tak Bisa Gambarkan Perasaannya Setelah Juara
Pesepak bola Timnas Indonesia Elkan Baggot (kiri) bersama rekannya berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Thailand dalam pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/Lmo/tom. (ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA)

JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Bek Timnas Indonesia Justin Hubner menyatakan tak mampu menggambarkan perasaannya setelah membawa Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2 pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam.

Ini kemenangan pertama tim senior Indonesia dalam laga final dalam 35 tahun. Terakhir kali tim senior menang di final adalah ketika mendapatkan medali emas SEA Games 1991 di Manila, Filipina.

"Luar biasa, Anda tahu. Saya pikir, ini hal  yang tidak bisa saya gambarkan. Jika Anda melihat dari mana kami berasal, ini benar-benar luar biasa. Perasaan mendapatkan trofi pertama dalam sejarah Indonesia ini, benar-benar luar biasa," kata Justin kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Justin menjadi salah satu dari sejumlah pemain yang selalu menjadi starter dalam empat pertandingan. 

Ia tampil penuh dalam tiga laga babak grup, namun pada laga final ia tak sanggup menyelesaikan laga sampai selesai setelah kakinya sudah sangat lelah.

Dia diganti pada menit ke-101 oleh Shayne Pattynama, yang kemudian berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik sebagai penendang penalti.

"Saya bermain selama 90 menit, tetapi pada babak tambahan waktu saya diganti. Sejujurnya, kaki saya benar-benar sudah lelah. Namun, ya, saya pikir jika Anda melihat mentalitas kelompok ini, itu gila. Benar-benar gila. Tidak ada lagi yang bisa saya katakan," kata dia.

Justin harus menjalani turnamen ini tanpa kapten Jay Idzes yang absen karena cedera. Idzes sendiri salah satu pemain yang kerap bermain dengan Justin di lini pertahanan Garuda.

Justin mengatakan absennya Idzes merupakan kehilangan besar bagi skuad Garuda. Namun, para pemain mampu merespons situasi itu dengan menunjukkan kekuatan mereka sebagai sebuah tim.

"Jika Anda melihat bagaimana kami bangkit, bagaimana kami bertahan dalam pertandingan ini, tim ini benar-benar luar biasa," tutup Justin yang sudah 22 kali memainkan laga untuk Indonesia. (ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow