Mulai 31 Oktober, KM Dorolonda Resmi Layani Pelabuhan Donggala

Perjuangan panjang Pemerintah Kabupaten Donggala, DPRD, serta masyarakat setempat akhirnya membuahkan hasil manis. Kapal Pelni KM Dorolonda dipastikan akan bersandar di Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026 mendatang.

Oktober 18, 2026 - 07:30
Mulai 31 Oktober, KM Dorolonda Resmi Layani Pelabuhan Donggala
Anggota DPRD Donggala, Arman. (Foto: Ist)

DONGGALA, METROSULAWESI.NET - Perjuangan panjang Pemerintah Kabupaten Donggala, DPRD, serta masyarakat setempat akhirnya membuahkan hasil manis. Kapal Pelni KM Dorolonda dipastikan akan bersandar di Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026 mendatang.

Kepastian ini menjadi tanda resminya realisasi Surat Keputusan (SK) Nomor 612 Tahun 2025 yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. SK tersebut mengatur tentang jaringan trayek tetap dan teratur penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik bidang angkutan laut penumpang kelas ekonomi tahun anggaran 2026.

Anggota DPRD Donggala dari Fraksi Demokrat, Arman, yang ikut mengawal langsung proses ini ke Jakarta, membenarkan kabar baik tersebut. Ia menyatakan bahwa surat perintah dari Dirjen Kemenhub kepada PT Pelni sudah diterbitkan.

"Alhamdulillah perjuangan bersama Bupati Ibu Vera Elena Laruni, mantan Kadis Perhubungan Ibu Happy Handayani, Ketua DPRD, serta masyarakat Donggala membuahkan hasil. KM Dorolonda akan bersandar di Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober nanti. Artinya, SK 612 sudah resmi diberlakukan," ujar Arman, Jumat (16/10/2026).

Arman menambahkan, pihak daerah terakhir kali mendatangi Kementerian Perhubungan pada 5 Oktober lalu untuk memastikan jadwal sandar kapal tersebut. Untuk tahap awal, baru KM Dorolonda yang terjadwal melayani rute ke Pelabuhan Donggala.

Politisi Partai Demokrat ini berharap kehadiran kapal Pelni dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memutar roda perekonomian masyarakat Donggala secara signifikan.

"Kapal Pelni segera bersandar, kini yang terpenting adalah kita bersama-sama harus menjaga kondusifitas dan keamanan daerah," pesan Arman.

Di sisi lain, Pejabat (Pj) Dinas Perhubungan Donggala, Irawan, saat dikonfirmasi pada hari yang sama menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu dokumen resmi mengenai operasional kapal tersebut.

"Kalau secara informasi tertulis (ke dinas) saat ini belum ada. Kami baru mengetahui informasi yang beredar melalui akun Instagram resmi milik Pelni," jelas Irawan singkat via pesan WhatsApp.

Pewarta: Tamsyir Ramli 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow