Polrestabes Makassar Bongkar Kampung Narkoba Borta, Ratusan Orang Terjaring Pesta Sabu
Tim gabungan Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polrestabes Makassar bersama Ditresnarkoba Polda Sulsel mengamankan seratusan orang saat penggerebekan kampung narkoba di Borta, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan.
MAKASSAR, METROSULAWESI.NET- Tim gabungan Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polrestabes Makassar bersama Ditresnarkoba Polda Sulsel mengamankan seratusan orang saat penggerebekan kampung narkoba di Borta, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan.
"Kita melakukan penggerebekan secara bersama-sama dengan hasil didapatkan kurang lebih 104 orang. Tiga orang bandar," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana saat ekspos di halaman Kantor Mapolrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu dini hari.
Ia menyebutkan, 104 orang yang diamankan tersebut, telah menjalani tes urine. Hasilnya, terdapat ada enam dinyatakan negatif dan selebihnya 98 orang dinyatakan positif. Selain itu ada enam perempuan turut diamankan usai penggerebekan tersebut.
Barang bukti yang diamankan sebanyak 10 gram narkotika jenis sabu. Tidak ada narkoba jenis ganja dan ekstasi. Ratusan alat hisap (bong), korek api, kamera CCTV, uang Rp49,6 juta diduga hasil penjualan sabu, 26 unit ponsel, dua buah timbangan, plastik saset kosong, pintu loket dari baja dan senjata tajam.
Kapolres mengungkapkan, pintu loket baja yang diamankan tersebut digunakan untuk melindungi penyedia yang menjual narkoba. Arya mengatakan, kampung narkoba itu sudah digerebek tahun lalu, di Sapiria dan Borta serta membongkar akses pintu masuk ke kampung narkoba tersebut.
Namun dalam penggerebekan pada Jumat (9/10), pintunya sudah diperkuat dengan plat baja dan ada jendela loket, tetapi berhasil dibongkar paksa oleh petugas dengan gurinda.
Penggerebekan kampung narkoba itu berlangsung pada Jumat (9/10) sore hingga petang. Petugas sempat mendapat perlawanan dengan dilempari batu, namun diberikan tembakan peringatan, hingga semuanya berhasil diamankan.
Saat digerebek mereka sedang berpesta dan masih di bawah pengaruh narkoba, beberapa orang berusaha melarikan diri dari kepungan aparat, bahkan memanjat atap rumah warga. Namun upaya mereka sia-sia, tetap ditangkap.
Pasukan yang diturunkan berjumlah 105 personel. Sebanyak, 80 personel dari Polrestabes Makassar, diperkuat 25 personil dari Ditresnarkoba Polda Sulsel. Usai diamankan, seratusan orang ini dibawa menggunakan truk ke kantor polisi.
"Tindak lanjutnya, tentu kalau memang ada barang bukti, kita akan proses lanjut. Tetapi, jika tidak ada barang bukti, maka nanti akan kita rehabilitasi bersama-sama dengan pihak pemerintah atau pihak swasta," tuturnya.
Kapolres menekankan, pemberantasan narkoba sesuai dengan instruksi Presiden, Kapolri dan Kapolda Sulsel. Hal ini dilaksanakan sebagai wujud polisi bersama masyarakat.
"Kami mendapatkan info dari masyarakat bahwa di sana memang banyak pengguna narkoba, dan sudah berulang (digerebek polisi). Ada tiga bandar yang ditangkap inisial P, A dan W.," ucapnya.
Sejauh ini, perannya masih didalami. Kendati demikian, ada beberapa kali pengungkapan narkoba jenis Sabu tudiketahui jaringannya dari luar negeri seperti Malaysia, melalui Pulau Kalimantan dan masuk ke Sulsel.
Direktur Ditresnarkoba Polda Sulel Kombes Pol Sugeng Sudarso menambahkan, seusia perintah Kapolri pemberantasan salah satunya adalah bersih narkoba. Penggerebekan ini serentak dilaksanakan pada beberapa tempat di Sulsel.
"Upaya ini akan terus kita lakukan sampai benar-benar Makassar atau Sulsel ini bersih. Tadi, hari ini selain di Makassar, dilaksanakan juga di Toraja Utara dan beberapa Polres lainnya. Ini adalah program yang akan kita terus lakukan guna menciptakan Indonesia bersih dari narkoba," tuturnya menekankan. (ant)
Apa Reaksimu?

