Satu-satunya Wakil Sulteng, Ningsih Sukarmy Sabet Perunggu di Gladi Barebow #5 Jogja
Gelaran event bergengsi WSS Gladi Panahan #9 dan Gladi Barebow #5 yang berlangsung di Lapangan Panahan Gladian Jayandaru, Yogyakarta, pada 21–27 September 2026 resmi berakhir dengan sukses.
YOGYAKARTA, METROSULAWESI.NET – Gelaran event bergengsi WSS Gladi Panahan #9 dan Gladi Barebow #5 yang berlangsung di Lapangan Panahan Gladian Jayandaru, Yogyakarta, pada 21–27 September 2026 resmi berakhir dengan sukses. Kompetisi tingkat nasional ini diikuti oleh ratusan pemanah terbaik dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.
Di tengah persaingan ketat tersebut, Ningsih Sukarmy mencatatkan prestasi gemilang. Menjadi satu-satunya perwakilan dari Kota Palu, Sulawesi Tengah, atlet yang membawa nama klub Islah Archery Kota Palu ini sukses mengamankan posisi ketiga dan membawa pulang medali perunggu dalam Kategori Barebow Master Woman.
Langkah Ningsih menuju podium dipastikan setelah ia berhasil menumbangkan rival kuatnya, Ninik Umardyani dari klub Al Juna Yogyakarta, dalam babak perebutan juara ketiga yang berlangsung sengit.
Kategori Barebow Master Woman sendiri merupakan salah satu kelas yang paling disorot, lantaran diperuntukkan bagi para pemanah wanita berusia di atas 50 tahun. Keberhasilan Ningsih dan para peserta di kelas ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga panahan sama sekali tidak mengenal batasan usia. Selama fisik masih mampu mengayun busur dan konsentrasi terjaga, peluang untuk berprestasi sebagai atlet profesional tetap terbuka lebar.
Keberhasilan ini disambut haru dan bangga oleh keluarga besar Islah Archery. Pelatih klub Islah Archery, Iqbal Basri, mengungkapkan rasa kagumnya atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh Ningsih.
"Keikutsertaan Ibu Ningsih dalam event nasional ini merupakan bukti sebuah semangat yang luar biasa. Di tengah kondisi ekonomi saat ini yang menuntut efisiensi di berbagai lini, beliau tetap tekun dan mampu bersaing di perhelatan Gladi Panahan dan Gladi Barebow 2026 hingga meraih podium," ujar Iqbal.
Iqbal juga berharap pencapaian luar biasa dari seorang pemanah senior ini bisa menjadi inspirasi besar di tanah air. "Semoga prestasi ini menjadi cambuk dan penyemangat bagi atlet-atlet muda lain, khususnya di Sulawesi Tengah, untuk tidak mudah menyerah dengan keadaan dan terus mengejar prestasi," pungkasnya. (*)
Apa Reaksimu?

