Sertifikat Saja Tak Cukup! Sekda Poso Tantang Alumni ABT Batch 4 Buktikan Diri di Dunia Kerja

Pemerintah Kabupaten Poso terus memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap bersaing di pasar kerja global. Langkah strategis ini ditegaskan saat Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, Heningsih E.G. Tampai, menghadiri penutupan Pelatihan Vokasi Nasional Action Based Training (ABT) Batch 4 sekaligus pembukaan Batch 5 di UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Kabupaten Poso pada Senin (5/10/2026).

Oktober 7, 2026 - 14:30
Sertifikat Saja Tak Cukup! Sekda Poso Tantang Alumni ABT Batch 4 Buktikan Diri di Dunia Kerja
Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, Heningsih E.G. Tampai, menghadiri penutupan Pelatihan Vokasi Nasional Action Based Training (ABT) Batch 4 sekaligus pembukaan Batch 5 di UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Kabupaten Poso pada Senin (5/10/2026). (Foto: Ist)

POSO, METROSULAWESI.NET - Pemerintah Kabupaten Poso terus memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap bersaing di pasar kerja global. Langkah strategis ini ditegaskan saat Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, Heningsih E.G. Tampai, menghadiri penutupan Pelatihan Vokasi Nasional Action Based Training (ABT) Batch 4 sekaligus pembukaan Batch 5 di UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Kabupaten Poso pada Senin (5/10/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Heningsih menyampaikan apresiasi tinggi kepada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar dan UPTD LLK Poso. Sinergi ini dinilai konsisten dalam mendongkrak kompetensi serta keterampilan praktis masyarakat lokal.

Menurut Heningsih, tantangan dunia ketenagakerjaan saat ini tidak lagi bisa dijawab hanya dengan selembar ijazah. Sektor industri, usaha, dan kewirausahaan modern menuntut kualifikasi yang jauh lebih kompleks.

"Dunia kerja saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki ijazah formal. Mereka mencari individu yang punya keterampilan nyata, kompetensi, etos kerja tinggi, disiplin, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi yang cepat," ujar Heningsih tegas.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan LLK memiliki peran vital dan strategis. Tempat ini bukan sekadar wadah kursus formalitas, melainkan inkubator penting untuk melahirkan SDM yang produktif, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Kepada para alumni ABT Batch 4 yang telah menyelesaikan masa pelatihan, Sekda berpesan agar tidak cepat berpuas diri dengan sertifikat yang diraih. Ia menekankan bahwa esensi dari pelatihan ini adalah implementasi nyata di lapangan, baik dalam menembus dunia kerja maupun merintis sektor usaha baru.

“Jangan berhenti belajar setelah pelatihan berakhir. Justru setelah pelatihan inilah proses pembuktian yang sesungguhnya dimulai,” pesannya menyemangati para peserta.

Menutup arahannya, Sekda menegaskan bahwa penguatan kualitas SDM merupakan fondasi utama pembangunan daerah yang dicanangkan Pemkab Poso. Melalui program vokasi berkelanjutan ini, masyarakat Poso diharapkan mampu bertransformasi secara ekonomi—bukan lagi sekadar menjadi pencari kerja (job seeker), melainkan penggerak ekonomi yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru (job creator).

Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Poso, Frits Sampurnama Kandori, beserta jajaran pejabat daerah, instruktur, dan ratusan peserta pelatihan. Pemkab Poso berharap sinergi multi-pihak antara pemerintah, BBPVP Makassar, LLK, dan dunia industri dapat terus dipererat demi menjamin keterserapan lulusan di sektor produktif.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow