1.981 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Sulteng
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Provinsi Sulawesi Tengah di Palu, Jumat, 25 September 2026.
PALU, METROSULAWESI.NET - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Provinsi Sulawesi Tengah di Palu, Jumat, 25 September 2026.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah. Dalam keterangannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulteng, Sumarno, menjelaskan bahwa fokus utama rapat koordinasi kali ini adalah meninjau data verifikasi dan validasi (verval) terhadap gerai KDKMP yang telah diselesaikan.
"Yang menjadi fokus adalah melihat data verifikasi dan validasi yang telah dilaksanakan. Kita mau melihat berapa persen progresnya terhadap gerai KDKMP yang sudah dibangun mencapai 100 persen. Apakah siap beroperasi, siap beroperasi dengan catatan, atau belum siap beroperasi," ujar Sumarno.
Sumarno membeberkan hingga saat ini telah terbentuk sebanyak 1.981 unit KDKMP di Sulawesi Tengah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 270 unit telah selesai dibangun 100 persen, di mana 210 unit di antaranya sudah menjalani proses verifikasi dan validasi.
Sementara itu, sekitar 700 unit lainnya masih dalam proses pembangunan, dan sisanya masih diupayakan pemenuhan lahannya melalui koordinasi bersama pemerintah daerah maupun instansi terkait.
Sumarno menambahkan, KDKMP diharapkan dapat menjadi pilar ekonomi kerakyatan dan penyalur berbagai kebutuhan bersubsidi seperti pupuk, gas LPG, hingga bantuan sosial secara langsung dan efektif.
Sementara itu, Sekdaprov Sulteng, Novalina, menekankan pentingnya melangkah ke tahap operasional pasca-pembangunan fisik gedung. Ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak sekadar membangun sarana, melainkan memastikan keberlanjutan dan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
"Yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa koperasi kita tidak hanya sekedar gedung, tetapi bisa berfungsi, berjalan, dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar," tegas Novalina saat membuka kegiatan.
Novalina juga mengimbau seluruh pihak untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu negatif atau kampanye hitam di media sosial mengenai pembangunan gerai KDKMP.
Menurutnya, proses verifikasi di lapangan telah melibatkan kerja sama ketat bersama TNI untuk memastikan kelayakan lokasi. Hasil dari rakor dan evaluasi ini nantinya dirangkum sebagai bahan laporan resmi kepada pimpinan guna menyempurnakan tata kelola KDKMP di Sulawesi Tengah.
Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

