36 Siswa dan Alumni SMANOR Tadulako Dilepas ke Piala Panglima 2026

Sebanyak 36 siswa dan alumni Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga (SMANOR) Tadulako Sulawesi Tengah dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2026 di Mamuju, Sulawesi Barat.

Oktober 9, 2026 - 05:30
36 Siswa dan Alumni SMANOR Tadulako Dilepas ke Piala Panglima 2026
Sebanyak 36 siswa dan alumni Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga (SMANOR) Tadulako Sulawesi Tengah dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2026 di Mamuju, Sulawesi Barat. (Foto: METROSULAWESI/ Adi Pranata)

PALU, METROSULAWESI.NET - Sebanyak 36 siswa dan alumni Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga (SMANOR) Tadulako Sulawesi Tengah dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2026 di Mamuju, Sulawesi Barat.

Pelepasan kontingen dilakukan Kepala SMANOR Tadulako, Muhammad Jufri, Rabu (7/10/2026). Rombongan tersebut dipimpin langsung Kepala Bidang Pendidikan Khusus/Pendidikan Layanan Khusus (PK/PLK) dan Inovasi Pendidikan Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Moh Warsita.

Kontingen turut didampingi pelatih Yojo Kasim dan Vania Dwi Maharani.

Muhammad Jufri menyampaikan apresiasi kepada para orang tua siswa yang telah mendukung keberangkatan atlet. Dukungan tersebut membuat seluruh atlet yang dipersiapkan dapat berangkat secara penuh untuk mengikuti kejuaraan.

Ia berharap seluruh usaha yang dilakukan sekolah bersama orang tua dapat berbuah hasil positif di arena pertandingan.

“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan orang tua siswa sehingga kita bisa berangkat dengan full tim. Semoga apa yang diusahakan orang tua dan sekolah mendapat hasil yang positif,” ujar Jufri.

Jufri meminta para atlet memanfaatkan kejuaraan tersebut dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, Piala Panglima TNI merupakan kejuaraan berskala nasional sehingga menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur hasil latihan sekaligus pengalaman bertanding.

“Ini kegiatan nasional. Artinya, kegiatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia mengingatkan para atlet bahwa persiapan yang dilakukan selama berada di SMANOR harus dapat ditunjukkan dalam pertandingan.

“Setiap pagi kalian ditempa. Hasil dari latihan itulah yang kalian perlihatkan di sana,” pesan Jufri.

Selain mengejar prestasi, Jufri menekankan pentingnya menjaga nama baik sekolah dan Sulawesi Tengah selama berada di arena pertandingan.

“Jaga nama baik sekolah dan daerah. Berikan hasil yang terbaik,” tegasnya.

Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow