Berani Cup 2026 Ditutup, Pembinaan Karakter Jadi Pesan untuk Atlet Pelajar
Kejuaraan Bola Voli Berani Cup Tingkat Pelajar 2026 resmi berakhir. Ajang yang berlangsung di GOR Bumi Kaktus (GBK) Andi Raga Pettalolo, Palu, tersebut ditutup oleh Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid yang diwakili Asisten II Rudi Dewanto, Rabu (30/9/2026).
PALU, METROSULAWESI.NET - Kejuaraan Bola Voli Berani Cup Tingkat Pelajar 2026 resmi berakhir. Ajang yang berlangsung di GOR Bumi Kaktus (GBK) Andi Raga Pettalolo, Palu, tersebut ditutup oleh Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid yang diwakili Asisten II Rudi Dewanto, Rabu (30/9/2026).
Dalam sambutannya, Rudi Dewanto menyampaikan bahwa Berani Cup tidak sekadar menjadi ajang untuk menentukan siapa yang menjadi juara. Menurutnya, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda melalui olahraga.
“Kejuaraan ini bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara dan siapa yang belum berhasil meraih kemenangan. Lebih dari itu, Berani Cup merupakan bagian dari upaya kita membangun karakter generasi muda melalui olahraga,” ujarnya.
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari panitia, pelatih, official, wasit, guru, orang tua hingga seluruh pihak yang memberikan dukungan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, saya merasa sangat bangga dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran panitia pelaksana, para pelatih, official, wasit, guru, orang tua, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini,” katanya.
Rudi menambahkan, melalui olahraga, para pelajar tidak hanya belajar mengenai teknik dan kompetisi. Mereka juga mendapatkan pengalaman tentang kerja sama, disiplin, ketekunan, keberanian, serta bagaimana menerima kemenangan dengan rendah hati dan menghadapi kekalahan dengan semangat untuk bangkit.
“Di lapangan, para atlet belajar tentang kerja sama, disiplin, ketekunan, keberanian, serta bagaimana menerima kemenangan dengan rendah hati dan menghadapi kekalahan dengan semangat untuk bangkit,” ucapnya.
Ia juga berpesan kepada para peserta agar tidak berhenti berlatih dan menjadikan pengalaman selama Berani Cup sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan serta mengejar prestasi yang lebih tinggi.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan terus mendorong pembinaan olahraga, khususnya olahraga pelajar, karena kita ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat, tangguh, berkarakter, dan berprestasi,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Rudi turut memberikan selamat kepada para pemenang. Sementara bagi atlet dan tim yang belum berhasil menjadi juara, ia meminta agar tidak berkecil hati.
“Saya mengucapkan selamat kepada para pemenang yang telah berhasil meraih prestasi terbaik. Bagi yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Jadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar, berkembang, dan mengasah kemampuan,” ujarnya.
Pada sektor putra, SMAN 1 Balinggi keluar sebagai juara setelah mengalahkan SMAN 1 Torue di partai final.
Sementara itu, SMAN 2 Palu menjadi juara sektor putri setelah berhasil mengalahkan SMAN 1 Ampibabo.
Berani Cup 2026 pun resmi ditutup dengan lahirnya dua juara dari sektor putra dan putri, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan olahraga pelajar di Sulawesi Tengah.
Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

