Kabag ULP Polin Hasibuan Berpeluang Jabat Kadis Perhubungan
Gerbong mutasi dan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala mulai menjadi perbincangan hangat. Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (Kabag ULP) Setda Donggala, Polin Hasibuan, dinilai berpeluang kuat untuk mengisi posisi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Donggala yang saat ini mengalami kekosongan.
DONGGALA, METROSULAWESI.NET - Gerbong mutasi dan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala mulai menjadi perbincangan hangat. Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (Kabag ULP) Setda Donggala, Polin Hasibuan, dinilai berpeluang kuat untuk mengisi posisi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Donggala yang saat ini mengalami kekosongan.
Jabatan Kadis Perhubungan Donggala lowong setelah pejabat sebelumnya, Hapy Handayani Noer, resmi memasuki masa purna bakti atau pensiun terhitung sejak 1 September 2026.
Masuknya nama Polin Hasibuan dalam bursa calon Kadis Perhubungan bukan tanpa alasan. Rekam jejaknya di bidang perhubungan dinilai mumpuni karena ia pernah menduduki posisi strategis di instansi tersebut, antara lain sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sarpras) serta Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Donggala. Pengalaman tersebut membuatnya dipandang sangat memahami peta kerja dan tantangan di sektor perhubungan.
Saat dikonfirmasi, Polin Hasibuan menanggapi santai isu yang berkembang. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), dirinya menegaskan selalu siap ditempatkan di sektor mana saja sesuai dengan perintah pimpinan dan kebutuhan daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa pengisian jabatan eselon II memiliki mekanisme baku yang harus dilalui.
“Sebagai ASN kami siap ditempatkan di mana saja. Kalau untuk menggantikan posisi Ibu Hapy sebagai Kadis Perhubungan, kan ada proses dan tahapannya yang harus dilewati,” ujar Polin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/9/2026).
Polin menambahkan bahwa peluang untuk memimpin Dinas Perhubungan terbuka bagi siapa saja yang memenuhi syarat. Ia menilai spekulasi yang beredar saat ini merupakan dinamika biasa di kalangan media.
“Menyangkut peluang atau potensi menjadi Kadis Perhubungan, saya kira semua rekan-rekan pejabat juga memiliki kesempatan yang sama. Apalagi proses asesmen kinerja atau uji kelayakan juga belum dimulai. Kita tunggu saja proses resminya, itu kan baru bahasa teman-teman wartawan saja ke saya,” tuturnya sembari tersenyum.
Tiga Jabatan Strategis Menanti Pengisian
Kekosongan jabatan di Pemkab Donggala ternyata tidak hanya terjadi di Dinas Perhubungan. Berdasarkan data yang dihimpun, ada beberapa jabatan strategis lain yang juga segera dan telah ditinggal oleh pejabat definitifnya.
Di antaranya adalah posisi Asisten II Setda Donggala yang lowong setelah Moh. Fahri memilih untuk mengambil masa pensiun dini. Selain itu, kursi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang saat ini masih dijabat oleh Pattakali juga dipastikan segera kosong dalam hitungan bulan karena pejabat bersangkutan akan memasuki masa pensiun.
Kondisi ini membuat Pemkab Donggala harus segera bergerak cepat melakukan penataan kelembagaan agar roda organisasi dan pelayanan publik di tiga pos penting tersebut tidak terhambat.
BKPSDM Donggala Agendakan Seleksi Terbuka pada November
Menyikapi kekosongan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Donggala, Kaharuddin, memastikan pihak pemerintah tidak tinggal diam.
Kaharuddin menjelaskan bahwa saat ini Pemkab Donggala sedang menyiapkan langkah Seleksi Terbuka (Selter) atau lelang jabatan untuk mengisi posisi-posisi lowong tersebut. Proses tersebut kini tengah menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat.
“Kami sudah memproses dan mengirimkan usulan Pertimbangan Teknis (Pertek) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk pelaksanaan seleksi terbuka,” jelas Kaharuddin melalui pesan WhatsApp, Kamis (24/9/2026).
Jika tidak ada kendala dalam penerbitan rekomendasi dari BKN, BKPSDM Donggala menjadwalkan proses seleksi dan asesmen para calon pejabat eselon II tersebut akan mulai dilaksanakan sebelum akhir tahun.
“Tinggal menunggu rekomendasi Pertek dari BKN. Insyaallah, rencana pelaksanaan seleksi terbuka ini akan kita gelar pada Bulan November mendatang,” pungkas Kaharuddin.
Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

