Masuk Kalender KEN, FDP 2026 Siap Digelar 15-17 Oktober

Festival Danau Poso (FDP) resmi mengukuhkan posisinya sebagai ikon pariwisata unggulan nasional setelah kembali masuk dalam kalender megah Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Event tahunan ini siap digelar di tepian Danau Poso, Kota Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, yang karib dijuluki sebagai “Permata Biru Khatulistiwa”.

Oktober 8, 2026 - 12:30
Masuk Kalender KEN, FDP 2026 Siap Digelar 15-17 Oktober
Kepala Dinas Pariwisata Poso Selvin Marlina Banawa. (Foto: Ist)

POSO, METROSULAWESI.NET - Festival Danau Poso (FDP) resmi mengukuhkan posisinya sebagai ikon pariwisata unggulan nasional setelah kembali masuk dalam kalender megah Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Event tahunan ini siap digelar di tepian Danau Poso, Kota Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, yang karib dijuluki sebagai “Permata Biru Khatulistiwa”.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Poso, Selvin Marlina Banawa, menegaskan bahwa FDP bukan sekadar pesta rakyat, melainkan instrumen strategis untuk mempromosikan kekayaan pariwisata, budaya, serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.

"Festival ini menampilkan beragam atraksi menarik, mulai dari pertunjukan seni budaya lokal, lomba perahu tradisional, pameran UMKM, hingga puncaknya ialah Pemilihan Puteri Danau Poso," ujar Selvin yang akrab disapa Lisa kepada Metrosulawesi pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Lisa menambahkan, FDP memegang peran krusial dalam mendongkrak angka kunjungan wisatawan, menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal, dan mempertegas citra Kabupaten Poso sebagai Daerah Tujuan Wisata Utama di Sulawesi.

"FDP membuka ruang bagi siapa saja yang ingin merasakan harmoni antara alam dan budaya dalam satu perjalanan. Kini saatnya menjadikan Danau Poso sebagai tujuan wisata Anda berikutnya dan merasakan langsung keindahan di salah satu panggung terbaik KEN," ajaknya optimis.

Pemerintah Daerah Kabupaten Poso telah menyusun rangkaian agenda menarik selama tiga hari pelaksanaan festival yang berlangsung pada 15–17 Oktober 2026. Berikut adalah bocoran Rundown Acara FDP 2026:

Hari Pertama (Kamis, 15 Oktober 2026): Diawali dengan agenda Revitalisasi Bahasa Pamona untuk tingkat SD dan SMP. Pada malam harinya, akan digelar tradisi Molimbu (makan bersama) yang dirangkaikan dengan upacara pembukaan resmi, sambutan pejabat daerah, penyerahan penghargaan HAKI/KEN, serta penampilan bintang tamu khusus.

Hari Kedua (Jumat, 16 Oktober 2026): Kemeriahan berlanjut dengan suguhan adat Okotaka Rumuki, Tari Pepoinaya, dan parade perahu hias. Selain itu, ada workshop, lomba mewarnai, pertunjukan musik Karambangan, kompetisi Master Chef kuliner lokal, hingga peragaan busana Tentena Culture Fashion Show. Panggung hiburan malam akan diisi oleh penampilan Kota Tua Project dan penyanyi Reynold.

Hari Ketiga (Sabtu, 17 Oktober 2026): Hari penutupan diisi dengan aneka permainan tradisional, pertunjukan Tari Torompio, serta sastra lisan Guritan Kabudul. Acara akan ditutup secara resmi pada malam hari melalui pesta kembang api megah, panggung artis ibu kota, dan tradisi Dero umum bersama masyarakat.

Selama festival berlangsung, kawasan Danau Poso juga akan diramaikan oleh program pendukung tetap, seperti Expo UMKM, bazar produk lokal, parade mobil hias, serta replika Kampung Tradisi Pamona.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow