Pemkot Palu Gelar Gebyar UMKM HUT ke-48 dan Dorong Kredit Ratusan Pelaku Usaha

Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu berkolaborasi dengan Bank Tabungan Negara (BTN) resmi membuka Gebyar UMKM di Lapangan Vatulemo, Minggu (27/9). Acara ini berlangsung semarak dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari tingkat pusat hingga daerah.

Sep 29, 2026 - 08:00
Sep 28, 2026 - 14:40
Pemkot Palu Gelar Gebyar UMKM HUT ke-48 dan Dorong Kredit Ratusan Pelaku Usaha
Wali Kota Palu, H Hadianto Rasyid (tengah) bersama Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding, pada pembukaan Gebyar UMKM di Lapangan Vatulemo, Minggu (27/9). (Foto: Diskominfo Kota Palu)

PALU, METROSULAWESI.NET - Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu berkolaborasi dengan Bank Tabungan Negara (BTN) resmi membuka Gebyar UMKM di Lapangan Vatulemo, Minggu (27/9). Acara ini berlangsung semarak dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari tingkat pusat hingga daerah.

Tampak hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar, Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding, Anggota DPR RI Longki Djanggola, perwakilan Kementerian UMKM, serta pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, dan Imelda Liliana Muhidin.

Dalam sambutannya, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengapresiasi kemitraan strategis bersama BTN. Ia menyoroti transformasi positif BTN yang kini tidak lagi hanya berfokus pada pembiayaan perumahan, melainkan telah merambah ke berbagai sektor, termasuk penguatan ekosistem pelaku usaha lokal.

"Alhamdulillah, saat ini BTN telah menjadi mitra penuh dalam pendampingan pengelolaan potensi daerah. Kerja sama ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan masyarakat," ujar Hadianto.

Sebagai langkah konkret dari kolaborasi ini, Hadianto mengungkapkan bahwa lebih dari 100 pelaku UMKM di Kota Palu akan melakukan akad kredit usaha mikro bersama BTN. Langkah ini menjadi angin segar dalam memperkuat akses pembiayaan yang selama ini sering menjadi kendala bagi para pelaku usaha rumahan.

Selain sokongan modal, Pemkot Palu juga konsisten memberikan penguatan kapasitas. Tercatat, saat ini ada lebih dari 1.000 pelaku UMKM yang tengah mendapatkan pendampingan intensif melalui program Inkubator Bisnis (Inbis) pemerintah daerah.

“Kami berharap upaya melalui akses kredit ini semakin memperkuat literasi UMKM, sehingga manajemen usaha mereka dapat berjalan dengan sehat dan berkembang lebih baik,” tambah Hadianto.

Tidak hanya sektor perbankan, kepedulian terhadap ekonomi inklusif di Kota Palu juga mendapat dukungan internasional. Hadianto memberikan apresiasi khusus kepada Sasakawa Foundation, lembaga filantropi asal Jepang yang aktif memberikan pendampingan bagi kelompok pelaku UMKM penyandang disabilitas.

"Kita berharap dengan masuknya berbagai kolaborasi ini, Kota Palu semakin mampu menjadi kota yang inklusif dan layak bagi seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya.

Gebyar UMKM ini diproyeksikan tidak sekadar menjadi ajang seremonial tahunan, melainkan menjadi ruang promosi strategis, pemasaran produk unggulan, perluasan jejaring bisnis, hingga jembatan pembiayaan agar produk lokal Palu mampu naik kelas. (din/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow