Pimpin Perbasi Sulteng, Eric Ditargetkan Kompetesi Basket Merata hingga Kabupaten

Eric Chandra terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sulawesi Tengah periode 2026-2030.

Sep 29, 2026 - 06:00
Pimpin Perbasi Sulteng, Eric Ditargetkan Kompetesi Basket Merata hingga Kabupaten
Eric Chandra terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sulawesi Tengah periode 2026-2030. (Foto: Ist)

PALU, METROSULAWESI.NET - Eric Chandra terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sulawesi Tengah periode 2026-2030.

Penetapan Eric dilakukan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Perbasi Sulawesi Tengah yang berlangsung di salah satu kafe di Kota Palu, Minggu (27/9/2026).

Terpilihnya Eric menandai dimulainya kepengurusan baru Perbasi Sulteng setelah sebelumnya organisasi berada dalam masa karateker.

Dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai ketua umum, Eric meminta dukungan dari seluruh anggota Perbasi Sulteng untuk bersama-sama membangun organisasi dan meningkatkan pembinaan bola basket di daerah.

Eric mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi dalam organisasi. Karena itu, ia menekankan pentingnya kebersamaan dan penguatan sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam bidang perwasitan dan kepelatihan.

“Saya mohon dukungannya dari semua pihak supaya kita dapat bersatu dan membangun komunitas yang baik untuk memajukan Perbasi Sulawesi Tengah,” ujar Eric.

Salah satu fokus yang akan didorong dalam kepemimpinannya adalah peningkatan kualitas SDM bola basket. Eric berencana memperbanyak pelatihan bagi wasit dan pelatih sehingga semakin banyak tenaga teknis di Sulawesi Tengah yang memiliki lisensi sesuai standar.

Menurutnya, ketersediaan wasit dan pelatih berlisensi juga penting untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi di berbagai daerah.

“Kita akan banyak membuat pelatihan buat wasit dan pelatih supaya semua bisa mendapatkan lisensi yang layak,” katanya.

Eric juga ingin agar pertandingan bola basket tidak hanya terpusat di Kota Palu. Dengan semakin banyaknya wasit dan pelatih berlisensi di daerah, kompetisi diharapkan dapat digelar di kabupaten-kabupaten di Sulawesi Tengah.

“Supaya kita dapat mengadakan pertandingan di setiap kabupaten, tidak semuanya harus di kota. Ini juga bisa mengurangi biaya sehingga basket kita dapat bergulir dengan baik,” ujarnya.

Selain pembenahan internal, Eric menegaskan pentingnya membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dan KONI untuk mendukung pengembangan bola basket Sulawesi Tengah.

Ia berharap kepengurusan Perbasi Sulteng 2026-2030 dapat bekerja secara bersama-sama dalam meningkatkan kualitas kompetisi, pembinaan atlet, serta sumber daya manusia bola basket.

“Kita harus bermitra dengan pemerintah, KONI dan semua pihak yang ada dalam bola basket Sulawesi Tengah,” tuturnya.

Reporter: Adi Pranata 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow