Tekuk Lere, Kelurahan Nunu Juarai Piala Wali Kota Palu 2026
Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, resmi menutup Turnamen Sepak Bola Antar-Kelurahan Piala Wali Kota Palu Tahun 2026 di Lapangan Faqih Rasyid, Kota Palu, Sabtu (26/9). Kompetisi yang baru pertama kali digelar ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-48 Kota Palu.
PALU, METROSULAWESI.NET - Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, resmi menutup Turnamen Sepak Bola Antar-Kelurahan Piala Wali Kota Palu Tahun 2026 di Lapangan Faqih Rasyid, Kota Palu, Sabtu (26/9). Kompetisi yang baru pertama kali digelar ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-48 Kota Palu.
Dalam partai final yang berlangsung sengit, Kelurahan Nunu sukses keluar sebagai juara dan mengangkat trofi bergilir setelah mengalahkan Kelurahan Lere. Kejuaraan ini menjadi wadah strategis bagi generasi muda di setiap kelurahan untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang sepak bola.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menyampaikan apresiasi mendalam atas suksesnya penyelenggaraan perdana turnamen ini. Ia bahkan menjanjikan kompetisi yang lebih besar dengan hadiah yang lebih menggiurkan pada tahun mendatang.
“Alhamdulillah, hari ini kita baru saja menyelesaikan Turnamen Piala Wali Kota Palu 2026 yang pertama. Tahun depan kita bikin lagi, bonusnya akan lebih banyak lagi,” ujar Hadianto disambut riuh penonton.
Lebih lanjut, Hadianto mengungkapkan rencana pengembangan kompetisi ini ke tingkat yang lebih tinggi. Mulai tahun depan, tim-tim terbaik dari turnamen ini akan diproyeksikan untuk bersaing di level regional.
“Yang lolos nanti juara satu, dua, dan tiga akan ikut Piala Kota Palu untuk tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, mulai tahun depan. Jadi persiapkan memang timnya dari sekarang,” jelasnya.
Meski berjalan sukses, Wali Kota juga memberikan catatan evaluasi terkait insiden ketegangan yang sempat terjadi di laga sebelumnya. Ia meminta seluruh pemain dan suporter untuk selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Jangan berkelahi seperti kemarin. Tidak boleh berkelahi, nikmati saja pertandingannya. Pertandingan antar-kelurahan ini seru dan kita bisa melihat bibit-bibit pemain potensial di Kota Palu sangat besar,” tegas Wali Kota.
Di akhir arahannya, Hadianto menitipkan pesan mendalam kepada generasi muda Kota Palu. Ia meminta para remaja dan atlet untuk menjaga diri dari pengaruh negatif demi masa depan daerah.
“Kepada adik-adik saya, pokoknya jauhi narkoba, jauhi hal-hal yang tidak baik. Mari bangun kota ini bersama-sama agar senantiasa menjadi lebih baik,” pesannya.
Penutupan turnamen ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan antar-warga pasca-pandemi. Pemkot Palu berharap kompetisi serupa terus konsisten bergulir demi melahirkan talenta sepak bola baru yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (din/*)
Apa Reaksimu?

