Tekan Angka Perceraian, Kemenag Poso Perkuat Ketahanan Keluarga Umat Hindu
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Poso melalui Penyelenggara Hindu menggelar Pembinaan Keluarga Sukinah di Aula Kantor Kemenag Poso pada Rabu (7/10). Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata memperkuat pembinaan ketahanan keluarga di kalangan umat Hindu di wilayah tersebut.
POSO, METROSULAWESI.NET - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Poso melalui Penyelenggara Hindu menggelar Pembinaan Keluarga Sukinah di Aula Kantor Kemenag Poso pada Rabu (7/10). Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata memperkuat pembinaan ketahanan keluarga di kalangan umat Hindu di wilayah tersebut.
Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Poso. Pembinaan kali ini mengusung tema “Mewujudkan Keluarga Bahagia, Sejahtera, dan Damai Berlandaskan Nilai-Nilai Suci Dharma sebagai Pedoman Hidup guna Mewujudkan Keharmonisan Sosial dan Spiritual bagi Dharmika.”
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kanwil Kemenag Sulteng, I Wayan Sudiana, hadir langsung memberikan arahan mengenai pentingnya penguatan ketahanan rumah tangga. Menurutnya, pembinaan keluarga kini menjadi krusial di tengah maraknya kasus perceraian yang terjadi di masyarakat luas.
Dalam arahannya, I Wayan Sudiana mengingatkan kembali ajaran dasar agama Hindu mengenai kesucian pernikahan yang harus dijaga seumur hidup. Ia menekankan bahwa konsep keluarga Sukinah harus dibangun demi mewujudkan kehidupan rumah tangga yang bahagia dan sejahtera.
"Ada hal yang harus kita perhatikan bersama, Hindu itu tidak membenarkan perceraian. Menikah itu hanya sekali seumur hidup, dan menikah dalam agama Hindu cukup satu kali. Maka tugas kita adalah membangun keluarga Sukinah serta mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera,” tegas I Wayan Sudiana.
Di sisi lain, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Poso yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Purnawarman Loi, menyambut positif pelaksanaan agenda tersebut.
Purnawarman berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Ia juga meminta para peserta untuk mengikuti setiap sesi materi dengan sungguh-sungguh agar esensi pembinaan dapat diserap secara optimal dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

