Bank Sulteng Cetak Laba Rp277,6 Miliar dan Raih Penghargaan Nasional
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (PT Bank Sulteng) sukses membukukan kinerja keuangan yang sangat positif dan sehat sepanjang tahun 2025. Bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah ini berhasil mencatatkan laba bersih mencapai Rp277,6 miliar.
PALU, METROSULAWESI.NET – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (PT Bank Sulteng) sukses membukukan kinerja keuangan yang sangat positif dan sehat sepanjang tahun 2025. Bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah ini berhasil mencatatkan laba bersih mencapai Rp277,6 miliar.
Atas prestasi gemilang tersebut, Bank Sulteng dianugerahi penghargaan bergengsi sebagai “BPD dengan Kinerja Sangat Baik Tahun 2025” dalam ajang The Asian Post BUMD Awards 2026 untuk kategori Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI). Pencapaian predikat unggulan di tahun 2026 ini menjadi bukti nyata ketangguhan perseroan dalam menopang pembiayaan ekonomi daerah.
Pertumbuhan Kredit dan Aset yang Tangguh
Dikutip dari Infobank, hingga akhir tahun 2025, Bank Sulteng sukses menyalurkan kredit sebesar Rp8,40 triliun, atau tumbuh 3,78 persen secara year-on-year (yoy). Tren positif ini berhasil dipertahankan di tengah tantangan pemulihan ekonomi saat ini.
Lonjakan signifikan juga terjadi pada sektor aset. Ditopang oleh kinerja pembiayaan yang kuat, total aset Bank Sulteng melonjak 12,04 persen hingga mencapai Rp14,21 triliun.
Meski ekspansi kredit bergerak agresif, manajemen Bank Sulteng tetap berhasil mengelola risiko dengan sangat aman. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang terjaga jauh di bawah batas aman regulator (maksimal 5 persen), dengan rincian: NPL Gross 3,17 persen dan NPL Net: 2,16 persen.
Keberhasilan performa bisnis ini turut memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Bank Sulteng menyetorkan dividen sebesar Rp59,5 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Di sisi lain, laporan realisasi anggaran menunjukkan pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Sulawesi Tengah berjalan cukup stabil, meski terdapat beberapa catatan evaluasi pada sektor belanja non-rutin.
Berdasarkan data fiskal per 31 Agustus 2026, performa APBD Sulteng dari sisi pendapatan daerah telah terealisasi sebesar 64,99 persen. Pendapatan daerah ini menunjukkan tren positif dengan kontribusi yang seimbang dari berbagai sektor, di mana Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga terus menunjukkan realisasi yang kuat. (*)
Apa Reaksimu?

