DPRD dan Eksekutif Bahas Persiapan Pilkades Serentak
Komisi l DPRD kabupaten Poso bersama Pemerintah Daerah setempat khususnya Dinas PMD dan Bagian Hukum membahas persiapan desa Definitif Dongi Dongi dan Tambarana Utara serta persiapan Pemilihan Kepala Desa Serentak 62 desa se Kabupaten Poso Tahun 2026.
POSO, METROSULAWESI.NET - Komisi l DPRD kabupaten Poso bersama Pemerintah Daerah setempat khususnya Dinas PMD dan Bagian Hukum membahas persiapan desa Definitif Dongi Dongi dan Tambarana Utara serta persiapan Pemilihan Kepala Desa Serentak 62 desa se Kabupaten Poso Tahun 2026.
Rakor bersama legislatif dan eksekutif ini, berlangsung Selasa (29/9) di ruang Komisi 1 yang dipimpin Iskandar Lamuka selaku Ketua Komisi 1 DPRD Poso.
"Selaku Ketua Komisi l, saya terus mendorong dan mengawal agar desa definitif Dongi Dongi dan Tambarana Utara segera ditetapkan setelah seluruh persyaratan dan dokumen administrasi desa telah lengkap dan mendapat pertimbangan teknis dari BIG serta rekomendasi persetujuan desa Definitif dari Kementrian Dalam Negeri," tutur Iskandar Lamuka.
Terkait pemilihan kepala desa serentak di 62 desa kata Iskandar, DPRD ingin memastikan dan mengawal agar Pilkades serentak berlangsung aman, damai, tertib, jujur dan adil agar terpilih pemimpin di desa yang mendapat legitimasi dan kepercayaan dari masyarakat desa.
Selanjutnya kata kader Partai Demokrat Poso ini, Komisi l juga meminta agar pemerintah daerah memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana dan berdasarkan pada aturan yang memadai.
"Potensi konflik setiap tahapan dapat dikelola dan dicegah agar dinamika Pilkades dilapangan tidak menimbulkan gesekan dan perpecahan sehingga persatuan dan persaudaraan lebih dikedepankan," tegas Iskandar.
Komisi l kata Iskandar, menekankan ada beberapa tahapan yang berpotensi menimbulkan gejolak jika tidak dipersiapkan yakni, tahapan pencalonan, masa kampanye dan pemilihan.
"Semoga Pilkades serentak di 62 desa se Kabupaten Poso dapat berlangsung aman dan damai, tertib, lancar dan sukses," ujarnya.
Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

