Kantah Poso Laksanakan Pengukuran Aset Pemda dan Ruas Jalan Gimpu- Gintu
Kantor Pertanahan (BPN) Poso secara masif menggelar pengukuran aset Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.
POSO, METROSULAWESI.NET - Kantor Pertanahan (BPN) Poso secara masif menggelar pengukuran aset Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.
Langkah strategis ini bertujuan utama untuk mewujudkan tertib administrasi pertanahan serta memberikan kepastian hukum yang mutlak atas kepemilikan dan pemanfaatan tanah milik negara.
Dalam rangka mendukung tertib administrasi dan kepastian hukum atas
aset Pemerintah Daerah, Kantor Pertanahan Kabupaten Poso melaksanakan kegiatan pengukuran aset Pemprov Daerah di Desa Bakekau, Kecamatan Lore Selatan, Kabupaten Poso, Sabtu (3/10).
Kegiatan tersebut juga mencakup pengukuran ruas Jalan Gimpu–Gintu sebagai bagian dari upaya mendukung penataan dan pengelolaan aset daerah melalui data pertanahan yang akurat dan terukur.
Kepala Kantor Pertanahan Poso Hj. Amanda Maisurah mengatakan, melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Poso terus berkomitmen memberikan pelayanan pertanahan yang profesional, akuntabel, dan terpercaya dalam mendukung pembangunan serta tata kelola aset pemerintah daerah.
Pengukuran Aset Ini Sangat Penting kata dia, dimana demi mewujudkan tertib administrasi. "Memastikan seluruh aset tanah milik Pemda terdata, teridentifikasi, dan terdokumentasi dengan akurat ke dalam basis data pertanahan nasional. Selanjutnya menjamin kepastian hukum. Melalui pengukuran yang presisi mengenai letak, luas, dan batas tanah, Pemda mendapatkan bukti yuridis yang kuat, yang menjadi dasar utama penerbitan Sertifikat Hak Pakai," tutur Hj Amanda Maisurah
Selain itu katanya, Pengukuran Aset juga berfungsi mencegah sengketa lahan. Batas-batas tanah yang jelas dan sah secara hukum dapat meminimalkan risiko tumpang tindih lahan atau klaim sepihak dari masyarakat maupun pihak ketiga di kemudian hari.
Selanjutnya, Optimalisasi Fungsi Aset, yakni tanah yang telah bersertifikat akan lebih aman dan mudah dikembangkan untuk fasilitas publik, seperti perkantoran, puskesmas, sekolah, maupun infrastruktur jalan.
Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

