Layanan Digital Bank Sulteng Maintenance Seminggu, Ini Jalur Alternatif untuk Transfer dan Tarik Tunai
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) mengumumkan penyesuaian sistem operasional pada sejumlah layanan transaksi perbankan. Langkah ini diambil dalam rangka pemeliharaan rutin dan peningkatan kualitas infrastruktur digital perusahaan.
PALU, METROSULAWESI.NET – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) mengumumkan penyesuaian sistem operasional pada sejumlah layanan transaksi perbankan. Langkah ini diambil dalam rangka pemeliharaan rutin dan peningkatan kualitas infrastruktur digital perusahaan.
Manajemen Bank Sulteng memperkirakan proses optimalisasi sistem ini akan berlangsung hingga satu minggu ke depan. Akibatnya, akses nasabah terhadap beberapa fitur andalan bakal tersendat untuk sementara waktu.
Berdasarkan pengumuman resmi perseroan, jenis layanan digital dan transaksional yang terdampak meliputi: Transaksi QRIS. Pembayaran digital melalui barcode untuk sementara tidak dapat digunakan.
Kemudian transfer antarbank. Fitur transfer ke bank lain via Bank Sulteng Mobile, jaringan ATM, serta fitur transfer pada aplikasi Laku Pandai Mobile juga terganggu. Termasuk penarikan tunai dan transaksi via ATM bank lain tidak dapat diakses, termasuk layanan Laku Pandai EDC dan mesin EDC bank lain.
Solusi Transaksi Selama Pemeliharaan
Untuk mengantisipasi hambatan aktivitas ekonomi nasabah, manajemen Bank Sulteng telah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang tetap beroperasi normal.
Untuk penarikan tunai misalnya. Nasabah tetap dapat menarik uang tunai secara aman melalui seluruh mesin ATM resmi Bank Sulteng. Tranfer Antarbank, misalnya untuk kebutuhan pengiriman dana ke rekening bank lain dialihkan menggunakan layanan SKN/RTGS secara manual.
Sementara untuk layanan konvensional tetap berjalan seperti biasa. Seluruh transaksi perbankan lainnya dapat dilayani langsung di kantor cabang atau kantor kas Bank Sulteng terdekat, sesuai dengan jam operasional yang berlaku.
Pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pembaruan sistem ini. Bank Sulteng juga mengimbau para nasabah untuk terus memantau perkembangan dan ketersediaan layanan hanya melalui kanal komunikasi serta akun media sosial resmi perseroan guna menghindari informasi hoaks. (*)
Apa Reaksimu?

