Luncurkan 'PGRI Power', Guru Ditarget Mahir AI - Coding
Pengurus Provinsi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Tengah meluncurkan program PGRI Power saat pembukaan Konferensi Kerja Provinsi (Konferkerprov) II PGRI Sulawesi Tengah Masa Bakti XXIII Tahun 2024–2029 yang berlangsung di Palu, Jumat, 25 September malam.
PALU, METROSULAWESI.NET - Pengurus Provinsi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Tengah meluncurkan program PGRI Power saat pembukaan Konferensi Kerja Provinsi (Konferkerprov) II PGRI Sulawesi Tengah Masa Bakti XXIII Tahun 2024–2029 yang berlangsung di Palu, Jumat, 25 September malam.
Ketua PGRI Sulawesi Tengah, Syam Zaini, menjelaskan bahwa peluncuran PGRI Power ini merupakan bentuk komitmen pengurus daerah dalam mendukung penuh program strategis dari Pengurus Besar (PB) PGRI. Program nasional ini menargetkan pencetakan 1 juta guru yang mahir di bidang teknologi digital di seluruh Indonesia.
"PGRI Power adalah program PB PGRI untuk 1 juta guru yang diterapkan di seluruh Indonesia. Kami di PGRI Sulawesi Tengah wajib hukumnya untuk mensukseskan program tersebut," ujar Syam Zaini di sela-sela acara.
Syam Zaini menerangkan, inti dari peluncuran PGRI Power adalah guna mendorong percepatan kemampuan digital para pendidik, khususnya pemahaman mendalam terkait Artificial Intelligence (AI) dan pemrograman (coding). Hal ini sejalan dengan peran PGRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
"Intinya agar para guru itu melek digital, menguasai AI, coding, dan pembelajaran mendalam (deep learning). Sesuai visi misi PGRI, kita sebagai mitra pemerintah hadir menjadi katalisator percepatan peningkatan mutu pendidikan, khususnya di daerah," tambahnya.
Dalam pelaksanaannya di Sulawesi Tengah, PGRI akan memaksimalkan fungsi alat kelengkapan organisasi yang dimiliki, di antaranya: YPLP (Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan) yang mengelola sekolah-sekolah serta perguruan tinggi PGRI.
APKS (Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis) sebagai wadah pengembangan keahlian. Kemudian, SLCC (Smart Learning and Character Center) yang berfokus pada pengembangan pembelajaran berbasis teknologi dan karakter.
Pelatihan program PGRI Power ini nantinya akan dilaksanakan secara bertahap melalui berbagai moda, baik secara luring (tatap muka), daring, maupun kombinasi keduanya (hybrid), serta dapat diakses melalui platform berbasis website maupun aplikasi.
Melalui program ini, PGRI Sulteng berharap dapat membantu pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam mencetak tenaga pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi modern.
Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

