Nakhodai KONI Poso 2025–2029, H. Sukimin Siap Terapkan Pembinaan Atlet Berbasis Digital

Momentum kebangkitan prestasi olahraga Kabupaten Poso resmi dimulai seiring dilantiknya kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Poso Periode 2025–2029. Prosesi pengukuhan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlangsung di Gedung Torulemba, Rumah Jabatan Bupati Poso, Sabtu 3 Oktober 2026, ini menjadi tonggak awal transformasi pembinaan atlet berbasis digital.

Oktober 6, 2026 - 06:00
Oktober 5, 2026 - 12:55
Nakhodai KONI Poso 2025–2029, H. Sukimin Siap Terapkan Pembinaan Atlet Berbasis Digital
Prosesi pengukuhan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlangsung di Gedung Torulemba, Rumah Jabatan Bupati Poso, Sabtu 3 Oktober 2026. (Foto: Ist)

POSO, METROSULAWESI.NET - Momentum kebangkitan prestasi olahraga Kabupaten Poso resmi dimulai seiring dilantiknya kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Poso Periode 2025–2029. Prosesi pengukuhan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlangsung di Gedung Torulemba, Rumah Jabatan Bupati Poso, Sabtu 3 Oktober 2026, ini menjadi tonggak awal transformasi pembinaan atlet berbasis digital.

Acara sakral ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar, Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Fathur Razaq, unsur Forkopimda, serta para tokoh olahraga daerah. Pengukuhan ditandai dengan pembacaan Janji Prasetya, penyerahan Pataka KONI, dan penyematan pin pengurus kepada jajaran inti yang kini dinakhodai oleh H. Sukimin selaku Ketua Umum.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar menegaskan bahwa pelantikan ini membawa tanggung jawab besar dan bukan sekadar pergantian struktur organisasi. Pemerintah Daerah menuntut adanya reformasi manajemen di tubuh KONI Poso.

"Pelantikan ini adalah awal dari komitmen bersama. Kami berharap kepengurusan baru mampu membangun organisasi yang solid, profesional, transparan, serta berorientasi pada pembinaan prestasi atlet secara berkelanjutan," ujar Soeharto.

Ia menambahkan, akselerasi prestasi olahraga tidak bisa berdiri sendiri, melainkan mutlak membutuhkan sinergi multi-sektor (pentahelix) yang melibatkan pemerintah, pengurus cabang olahraga, pelatih, dunia pendidikan, sektor swasta, hingga masyarakat luas.

Rakerda yang digelar pasca-pelantikan langsung dihadapkan pada target jangka pendek dan jangka panjang yang sangat krusial. Porprov X 2026 di Morowali Menjadi ujian perdana kepengurusan baru untuk mempersiapkan kontingen Poso secara matang guna memperbaiki peringkat daerah. KONI Poso juga menyelaraskan program daerah dengan target besar KONI Sulawesi Tengah untuk menembus jajaran 10 besar nasional pada PON XXI 2028 mendatang.

Ketua Umum KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq, menekankan bahwa Poso memiliki potensi besar menyumbang atlet berbakat bagi provinsi. Guna memastikan target PON 2028 tercapai, KONI Sulteng kini menginstruksikan penerapan metodologi baru yang lebih modern di tingkat kabupaten.

"KONI Sulawesi Tengah mulai menerapkan sistem pemetaan cabang olahraga unggulan berbasis digitalisasi dan data prestasi atlet. Pembinaan tidak boleh lagi menggunakan cara tradisional, melainkan harus berbasis data akurat (sport science) agar intervensi program lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran," tegas Fathur.

Dengan restrukturisasi ini, susunan pengurus inti KONI Poso Periode 2025–2029 adalah sebagai berikut: Ketua Umum: H. Sukimin, Wakil Ketua I: Rahman Lamusu, Wakil Ketua II: Markus Kadoy, Wakil Ketua III: Joni Herlan Bonoso, Sekretaris: Abdi Sabuka, dan Bendahara: Trisye O. Mangelep.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow