Berani Cup di Sigi Berakhir, Gubernur Anwar Beberkan Cetak Biru Sepak Bola Berjenjang Sulteng
Klub sepak bola Armada RJA AKM resmi menobatkan diri sebagai kampiun turnamen Berani Cup Sigi 2026. Prestasi tersebut diraih setelah mereka menundukkan Persan FC dengan skor tipis 2-1 dalam laga final yang berlangsung tensi tinggi di Lapangan Madani Biromaru, Sabtu, 3 Oktober 2026.
SIGI, METROSULAWESI.NET - Klub sepak bola Armada RJA AKM resmi menobatkan diri sebagai kampiun turnamen Berani Cup Sigi 2026. Prestasi tersebut diraih setelah mereka menundukkan Persan FC dengan skor tipis 2-1 dalam laga final yang berlangsung tensi tinggi di Lapangan Madani Biromaru, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Turnamen bergengsi ini ditutup langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Kehadiran orang nomor satu di Sulteng tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mereformasi sistem pencarian bakat sepak bola di tingkat daerah.
Gubernur Anwar Hafid secara spontan memberikan apresiasi tinggi atas performa spartan yang ditunjukkan oleh kedua tim finalis sepanjang 90 menit pertandingan. Ia menilai laga puncak ini menyajikan tontonan sepak bola modern dengan kualitas teknik yang tinggi.
Dalam pidato penutupnya, Anwar Hafid menekankan bahwa prestasi olahraga tidak dapat dilahirkan melalui skema instan, melainkan wajib melalui intervensi kompetisi yang sehat dan berkelanjutan.
"Melalui BERANI Cup, fokus kita adalah menjaring dan memetakan talenta-talenta terbaik dari akar rumput. Mereka inilah yang nantinya akan dipersiapkan secara matang untuk menjadi bagian dari skuad hebat yang mewakili Sulawesi Tengah di kancah nasional," tegas Gubernur Anwar Hafid.
Gubernur juga membeberkan cetak biru (blueprint) dari turnamen ini. BERANI Cup diproyeksikan sebagai ajang audisi massal yang akan terus bergulir secara estafet di kabupaten-kabupaten lain di wilayah Sulawesi Tengah.
Guna menciptakan iklim kompetisi yang kompetitif, Pemerintah Provinsi telah menyiapkan skenario berjenjang, di antaranya: Menjaring klub-klub terbaik di tingkat kabupaten melalui seri BERANI Cup setempat; Mempertemukan para juara dari tiap kabupaten dalam turnamen pamungkas yang akan diselenggarakan di Kota; dan menyeleksi pemain secara ketat guna membangun pilar tim nasional atau regional yang berbasis data performa.
"Dengan sistem yang profesional dan berjenjang ini, kita optimistis rantai pasokan atlet sepak bola di Sulawesi Tengah tidak akan terputus," tandasnya.
Agenda penutupan kompetisi ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Ketua TP-PKK Sulteng Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Bupati dan Wakil Bupati Sigi, unsur Forkopimda Sigi, Wakil Ketua KONI Sulteng, serta jajaran kepala perangkat daerah lintas provinsi dan kabupaten. (din*)
Apa Reaksimu?

