Pratinjau Kolombia Vs Ghana: Duel Tak Terkalahkan Bermisi Balas Dendam

Kolombia akan menghadapi Ghana pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Kansas City Stadium, Sabtu (5/7) pukul 08.30 WIB, yang akan menjadi penutup fase 32 besar.

Juli 3, 2026 - 14:32
Pratinjau Kolombia Vs Ghana: Duel Tak Terkalahkan Bermisi Balas Dendam
Pesepak bola Timnas Kolombia, James Rodriguez, bersiap melakukan tendangan pojok ke arah zona pertahanan Republik Demokratik Kongo dalam laga lanjutan Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, Selasa (23/6/2026) waktu setempat. Kolombia menang dengan skor 1-0 sekaligus memastikan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Kolombia akan menghadapi Ghana pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Kansas City Stadium, Sabtu (5/7) pukul 08.30 WIB, yang akan menjadi penutup fase 32 besar.

Kolombia datang ke pertandingan tersebut dengan status salah satu tim yang belum terkalahkan di Piala Dunia 2026.

Skuad asuhan Nestor Lorenzo keluar sebagai juara Grup K setelah meraih kemenangan atas Uzbekistan dan Republik Demokratik Kongo, serta menahan imbang Portugal. Performa tersebut membuat La Tricolor melanjutkan tren positif mereka di bawah Lorenzo yang dikenal dengan pendekatan taktis fleksibel.

Kolombia kini membidik tiket ke babak 16 besar untuk keempat kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Sejumlah pemain kunci seperti James Rodriguez, Luis Diaz, dan Jhon Arias diperkirakan kembali menjadi tumpuan dalam membongkar pertahanan lawan.

Di sisi lain, Ghana melaju ke fase gugur sebagai peringkat ketiga Grup L. Black Stars mencatat kemenangan atas Panama, hasil imbang melawan Inggris, serta kekalahan dari Kroasia. Performa tersebut cukup untuk mengamankan satu tempat di babak 32 besar.

Ghana yang kini ditangani Carlos Queiroz, menargetkan lolos ke babak 16 besar untuk ketiga kalinya dalam sejarah mereka. Sebelumnya, mereka mencapai perempat final pada 2010 sebelum disingkirkan Uruguay, serta tersingkir di babak 16 besar oleh Brasil pada 2006.

Laga ini juga membawa catatan historis menarik. Ghana belum pernah mengalahkan tim Amerika Selatan di fase gugur Piala Dunia. Sebaliknya, Kolombia juga memiliki rekor kurang ideal saat menghadapi wakil Afrika, setelah kalah dari Kamerun pada edisi 1990.

Pemenang pertandingan ini akan menghadapi Swiss atau Aljazair di babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung di BC Place, Vancouver, 7 Juli.

Pelatih Kolombia Nestor Lorenzo menilai Ghana sebagai lawan yang memiliki organisasi permainan kuat dan kualitas individu yang merata di semua lini.

"Mereka tim yang agresif saat menekan dan menyerang. Banyak pemain mereka tampil di klub besar Eropa," ujar Lorenzo dikutip dari FIFA.

Ia menegaskan Kolombia mengandalkan fleksibilitas pemain dalam bertahan maupun menyerang. Menurut Lorenzo, perkembangan tim sejauh ini menunjukkan progres positif yang perlu dijaga.

Sementara itu, pelatih Ghana Carlos Queiroz menilai pertandingan akan berlangsung seimbang karena kedua tim memiliki karakter berbeda namun sama-sama berbahaya.

"Tidak ada tim yang sempurna. Mereka punya kekuatan dan kelemahan, begitu juga kami. Kuncinya adalah konsentrasi sepanjang 90 menit," kata Queiroz.

Kolombia kembali tampil di Piala Dunia setelah absen pada edisi 2022 di Qatar, usai finis di peringkat ketiga kualifikasi zona Amerika Selatan dengan 28 poin.

Ghana sendiri tampil di Piala Dunia untuk kelima kalinya setelah menjadi juara Grup I pada kualifikasi zona Afrika dengan delapan kemenangan dari 10 pertandingan.

Duel ini diprediksi berlangsung ketat dengan kedua tim sama-sama mengandalkan keseimbangan antara lini tengah dan kecepatan serangan sayap untuk membuka peluang ke babak berikutnya. (ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow