Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Buol, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa bumi magnitude 5,1 mengguncang Kabupaten Buol pada Pukul 21.05 WIB dengan kedalaman 21 kilometer, Minggu malam. Gempa ini merusak sejumlah bangunan di Buol dan sekitarnya.

Juli 13, 2026 - 04:24
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Buol, Sejumlah Bangunan Rusak
Mobil tertimpa reruntuhan dampak gempa magnitudo 5,4 mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Minggu (12/7/2026). (ANTARA/HO-BPBD Buol)

BUOL, METROSULAWESI.NET- Gempa bumi magnitude 5,1  mengguncang Kabupaten Buol pada Pukul 21.05 WIB dengan kedalaman 21 kilometer, Minggu malam.  Gempa ini merusak sejumlah bangunan di Buol dan sekitarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah mengerahkan tim reaksi cepat (TRC) melakukan kaji cepat, berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, untuk mengetahui tingkat kerusakan dampak guncangan gempa.

"Kami meminta para Kepala Desa membantu proses pendataan bila ada kerusakan terjadi di wilayah masing-masing," kata Kepala BPBD Buol Moh Khacfy Mardjuni seperti dilansir dari Antara, Senin.

Khacfy mengimbau warga setempat tetap tenang setelah gempa magnitudo 5,1 mengguncang kabupaten itu. "Waspada tetap, namun jangan panik," ujarnya.

Ia mengemukakan hingga Pukul 22.40 Wita, pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor, guna memastikan kondisi pascagempa tetap kondusif.

Data sementara dihimpun pemerintah setempat sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan yakni Kantor Mall Pelayanan Publik, sebagian ruang perawatan pasien di RSUD Buol, kemudian Kantor Inspektorat, termasuk rumah warga di Kelurahan Kali.

Sebelumnya Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto melaporkan gempa mengguncang Buol terjadi pada Pukul 21.05 WIB dengan kedalaman 21 kilometer.

"Hasil pemodelan menunjukkan gempa yang terjadi merupakan kategori dangkal dan tidak berpotensi tsunami," ucapnya.

Ia menjelaskan episenter gempa berada pada koordinat 1,31 derajat Lintang Utara dan 121,36 derajat Bujur Timur, atau tepatnya di laut sekitar 37 kilometer timur laut Buol.

Berdasarkan hasil analisis BMKG gempa tersebut dipicu aktivitas subduksi lempeng, sementara mekanisme sumber gempa menunjukkan pergerakan naik geser (oblique-thrust).

Menurut peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan pada skala intensitas IV MMI di wilayah Karamat, Biau, Lakea, Kota Tolitoli, dan Kota Buol.

"Pada intensitas tersebut getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, sebagian orang di luar rumah, serta dapat menyebabkan gerabah pecah, pintu dan jendela berderik, serta dinding berbunyi," tutur Wijayanto. (din/ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow