Karya Limiah Mahasiswa UTY Juara Pertama LKTI Nasional Yang Digelar IMIP 2026

Karya ilmiah dari mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) menarik perhatian dalam gelaran Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang digelar PT PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026, Sabtu 20 Juni 2026 lalu.

Juli 2, 2026 - 15:39
Karya Limiah Mahasiswa UTY Juara Pertama LKTI Nasional Yang Digelar IMIP 2026
Para peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah yang digelar PT IMIP foto bersama. FOTO: HUMAS IMIP

MOROWALI, METROSULAWESI.NET- Karya ilmiah dari mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) menarik perhatian dalam gelaran Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang digelar PT PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026, Sabtu 20 Juni 2026 lalu.

Dilansir dari laman PT IMIP, Rabu 1 Juli 2026,  tim dari UTY berhasil meraih juara pertama melalui gagasan pemanfaatan tanaman alga untuk mereduksi dampak pemanasan dari konstruksi dan infrastruktur di kawasan industri. Karya ilmiah dari mahasiswa UTY itu menawarkan pemanfaatan alga sebagai solusi pengurangan dampak pemanasan akibat aktivitas industri.

Salah satu anggota tim UTY, Alles, menjelaskan, inovasi tersebut berangkat dari tingginya emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan berbagai aktivitas industri saat ini.

“Kami melihat banyak aktivitas industri menghasilkan CO2. Kondisi ini mendorong kami menciptakan inovasi untuk mengubah CO2 menjadi lebih sehat dan tidak lagi menjadi permasalahan,” ujarnya.

Anggota tim lainnya, Novi, menambahkan, isu kesehatan, peningkatan suhu, dan emisi menjadi persoalan global yang membutuhkan solusi berbasis riset.

“Dalam konteks industri global, banyak permasalahan isu kesehatan, suhu, emisi, dan lainnya, sehingga sangat penting untuk diteliti dan diberikan solusi. Kami memilih mengembangkan ide dari alga yang memiliki manfaat banyak, walaupun terlihat remeh. Banyak riset yang membuktikan bahwa alga berpeluang besar dalam menanggulangi dampak lingkungan akibat aktivitas industri,” papar Novi.

Tim UTY meyakini, IMIP memiliki potensi menjadi katalisator penerapan konsep Algaterra biomodul sebagai bagian dari green living industry. Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan kawasan industri yang lebih sejuk, produktif, serta memberikan manfaat ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.

Selain menjadi ajang apresiasi bagi para peserta, malam puncak peringatan HLHS 2026 juga dimanfaatkan IMIP untuk menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat kesadaran kolektif dan mendorong lahirnya inovasi berkelanjutan sebagai upaya mitigasi dampak lingkungan di sektor industri

Seperti diberitakan, LKTI yang digelar tahun ini  mengusung tema “Shaping the Future with Green Industry”, IMIP kembali menggelar lomba karya tulis ilmiah (LKTI) tingkat nasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi dan riset berkelanjutan. LKTI ini berlangsung sukses, dengan menghadirkan berbagai gagasan inovatif untuk menjawab tantangan lingkungan global.

Environmental Sustainability Director PT IMIP, Dermawati S., mengatakan, isu lingkungan hidup dan pemanasan global menjadi tantangan besar yang dihadapi dunia industri dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, peringatan HLHS dimanfaatkan IMIP untuk mendorong lahirnya berbagai solusi melalui riset yang melibatkan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

“Materi LKTI tahun ini yang dihadirkan oleh para peserta cukup kekinian dan dapat menjawab isu-isu yang ada secara global,” kata Dermawati. (din/*)

 

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow