11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat

Basarnas Palu menyatakan 11 wisatawan asing dan satu awak perahu motor yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, ditemukan selamat, namun nakhoda kapal masih dalam pencarian.

Juli 25, 2026 - 18:40
11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat
Tim SAR gabungan mendengarkan arahan sebelum berangkat melakukan pencarian terhadap 13 penumpang perahu motor hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (25/7/2026). ANTARA/HO-Humas Kansar Palu

11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat

 

PALU, METROSULAWESI.NET- Basarnas Palu menyatakan 11 wisatawan asing dan satu awak perahu motor yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, ditemukan selamat, namun nakhoda kapal masih dalam pencarian.

"Berdasarkan informasi dari Kepala Kantor SAR Gorontalo, korban sudah ditemukan. Namun, nakhoda kapal atas nama Ferdiansyah, informasinya sampai saat ini belum ditemukan," kata Kepala Seksi Operasi SAR Palu Rusmadi di Palu, Sabtu.

Ia mengatakan Basarnas Palu masih mengerahkan kapal khusus KN SAR Bhisma untuk melakukan pencarian dan bergabung dengan tim SAR gabungan guna membantu operasi pencarian.

Ia menuturkan KN SAR Bhisma mengangkut 13 personel dengan membawa perlengkapan pendukung SAR lainnya. Kapal tersebut berangkat dari Kabupaten Banggai pada pukul 09.40 Wita dan diperkirakan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 19.40 Wita.

Tim gabungan dari Sulawesi Tengah selanjutnya akan bergabung dengan tim rescue yang sebelumnya telah melakukan operasi pencarian.

Ia mengatakan para korban telah dievakuasi dengan selamat dan saat ini berada di salah satu resor di Kabupaten Tojo Una-Una.

"Saat ini korban berada di Tojo Una-Una, namun terkait tindak lanjut apakah korban dievakuasi ke Ampana atau Wakai, sementara ini masih menunggu informasinya. Kami juga berkoordinasi dengan pihak resor, apakah mereka bersedia dievakuasi atau ditransfer," ujarnya.

Sebelumnya, pihaknya menerima laporan bahwa belasan penumpang tersebut berangkat dari Sanctum Una-Una Dive Resort pada Jumat (24/7) menuju Pelabuhan Marisa, Provinsi Gorontalo.

Perahu motor tersebut mengangkut 11 wisatawan asing dan dua nakhoda, berangkat sekitar pukul 07.30 Wita dan diperkirakan tiba di tempat tujuan pada pukul 11.00 Wita.

Namun, hingga pukul 15.00 Wita, rombongan belum tiba di tempat tujuan. Pemandu wisata kemudian berinisiatif melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Gorontalo untuk dilakukan pencarian.

Sebanyak 13 orang yang berada di atas perahu motor tersebut, yakni Ferdiansyah (29), Arif (27), Milan Kasik (55), Rani Permentier (30), Mathijs Sercu (29), Jelka Van Driesum (16), Hinke Van Deer (59), Roeland Van Driesum (61), Age Van Driesum (18), Matthias Prange (50), Celine Josette Menguy (52), Hector Fabio Prange (20), dan Ronny Josue Prange (13). (ant) 

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow