Resmi Diumumkan, 56 Calon Kepala Sekolah di Donggala Dinyatakan Lolos Seleksi

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala resmi merilis hasil seleksi calon kepala sekolah untuk jenjang PAUD, Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sep 4, 2026 - 06:18
Resmi Diumumkan, 56 Calon Kepala Sekolah di Donggala Dinyatakan Lolos Seleksi
Rasyitah.

DONGGALA, METROSULAWESI.NET – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala resmi merilis hasil seleksi calon kepala sekolah untuk jenjang PAUD, Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Penilaian dan keputusan hasil tes tersebut berdasarkan hasil kerja Tim Pertimbangan Pengangkatan Kepala Sekolah Kabupaten Donggala yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Donggala, Rustam Effendi.

Berdasarkan dokumen pengumuman resmi nomor 400.14.4.3/109/Disdikpora-Kab.Donggala/IX/2026, sebanyak 56 peserta dinyatakan lulus dan memenuhi syarat. Seluruh peserta yang lolos kemudian diranking berdasarkan akumulasi nilai dari tahapan seleksi administrasi, pemaparan makalah, hingga wawancara.

"Hasil seleksi calon kepala sekolah sudah diputuskan. Insyaallah, tahapan selanjutnya akan diawali dengan penguatan kapasitas dan kompetensi bagi para calon kepala sekolah yang lulus," ujar Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Setiadi, Kamis (3/9/2026).

Menariknya, dari 56 nama yang dinyatakan lulus, terdapat nama Rasyitah yang bertengger di posisi ke-8 dalam daftar peringkat. Rasyitah diketahui merupakan saudara kandung dari Ketua DPD PKS Donggala, Abdul Rasyid.

Perempuan alumni Sastra Inggris Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang baru saja menyelesaikan studi S2 Magister Pendidikan di Universitas Tadulako (Untad) Palu ini, saat ini aktif mengajar sebagai guru di SMP Negeri 1 Banawa, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa.

Saat ditemui di sekolah tempatnya mengajar, Rasyitah mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut hasil ini merupakan buah dari ikhtiar dan ketekunan yang dijalaninya sejak awal proses seleksi.

"Alhamdulillah bisa masuk 10 besar, berada di urutan kedelapan. Usaha memang tidak pernah mengkhianati hasil. Insyaallah, jika amanah jabatan kepala sekolah ini diberikan, akan dijalankan sesuai fungsi utamanya," kata Rasyitah, Kamis (3/9/2026).

Ia menambahkan bahwa peran seorang kepala sekolah di era sekarang dituntut untuk multidimensi. "Seorang kepala sekolah bukan hanya sekadar pemimpin pembelajaran di sekolah, tetapi harus bisa menjadi manajer, administrator, sekaligus supervisor yang mengevaluasi kinerja guru serta staf sekolah," pungkasnya. (anc)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow