Wujudkan 'SMK Global', Cetak Welder Bersertifikasi BNSP

SMKN 3 Palu mengambil langkah penting dalam mendukung program pemerintah untuk mencetak tenaga kerja terampil dan kompeten yang siap bersaing di pasar global. 

Sep 4, 2026 - 09:00
Wujudkan 'SMK Global', Cetak Welder Bersertifikasi BNSP
Kepala SMKN 3 Palu, Hamka, memantau pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Welder (Juru Las) Batch 1, yang ditujukan khusus untuk mempersiapkan peserta sebagai tenaga kerja di luar negeri, Rabu, 2 September 2026. (Foto: METROSULAWESI/ Michael Simanjuntak)

PALU, METROSULAWESI.NET - SMKN 3 Palu mengambil langkah penting dalam mendukung program pemerintah untuk mencetak tenaga kerja terampil dan kompeten yang siap bersaing di pasar global. 

Melalui program "SMK Global", sekolah ini menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Welder (Juru Las) Batch 1, yang ditujukan khusus untuk mempersiapkan peserta sebagai tenaga kerja di luar negeri, Rabu, 2 September 2026.

Kepala SMKN 3 Palu, Hamka, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tengah. 

Selama kurang lebih 21 hari, para peserta akan mendapatkan materi intensif mengenai pengelasan dasar, yang didesain untuk memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan di industri internasional.

"Ini adalah program kerja dari Bapak Menteri Imigran, yang di tingkat daerah dilaksanakan oleh BP3MI. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memfasilitasi penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri, dan SMKN 3 Palu bangga dapat menjadi mitra pelaksana dalam program strategis ini," ujar Hamka.

Dia menekankan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari komitmen SMKN 3 Palu untuk mewujudkan visi "SMK Global". Kolaborasi dengan pemerintah pusat dan BP3MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. 

Hal ini dibuktikan dengan pembukaan kegiatan secara nasional oleh Menteri Imigran pada 26 Agustus 2026, yang juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Wakil Gubernur.

Dwi Putra Kurniawan, selaku Ketua Panitia Pelaksana, menambahkan detail mengenai latar belakang peserta. Meskipun pelatihan ini dilaksanakan di fasilitas SMKN 3 Palu, peserta yang direkrut berasal dari kalangan umum, dengan fokus utama pada para alumni SMK. Proses pendaftaran dan seleksi wawancara sepenuhnya dilakukan oleh BP3MI.

"Peserta pelatihan ini adalah mereka yang sudah lulus dari SMK dan berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah, termasuk luar kota Palu. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan fasilitas penginapan dengan sistem boarding, serta konsumsi berupa makan tiga kali sehari dan snack dua kali sehari, yang semuanya ditanggung oleh panitia," jelas Dwi.

Materi pelatihan disusun dengan mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk kualifikasi welder P3, dengan fokus pada pengelasan 2F dan 1G. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setelah menyelesaikan pelatihan selama 21 hari, para peserta tidak hanya memiliki keterampilan praktis, tetapi juga siap untuk mengikuti dan lulus dalam uji sertifikasi BNSP.

Sertifikat kompetensi dari BNSP ini menjadi kunci penting bagi para peserta untuk dapat mengakses peluang kerja sebagai welder di luar negeri. Setelah menyelesaikan pelatihan dan sertifikasi, pihak sekolah akan mengembalikan para peserta kepada BP3MI. 

"BP3MI kemudian akan menyalurkan mereka ke perusahaan-perusahaan (P3MI) yang memiliki kerjasama penempatan tenaga kerja di luar negeri. Data para peserta sepenuhnya ada di BP3MI untuk proses selanjutnya," tambah Dwi.

Dengan pelaksanaan pelatihan ini, SMKN 3 Palu kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi unggulan di Indonesia Timur. Kepsek Hamka berharap agar pelatihan ini berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi para peserta, sekaligus mendukung program-program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang bertajuk "Berani Cerdas dan Berani Go Global". 

Hamka juga berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan agar SMKN 3 Palu dapat semakin berkembang sebagai pusat pelatihan kerja (training center) yang handal bagi masyarakat Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

Reporter: Michael Simanjuntak 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow