Dinas Perikanan Donggala Sambut Program Kampung Nelayan Merah Putih Senilai Rp30 Miliar
Dinas Perikanan Kabupaten Donggala menyambut baik peluncuran program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayahnya.
DONGGALA, METROSULAWESI.NET – Dinas Perikanan Kabupaten Donggala menyambut baik peluncuran program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayahnya. KNMP merupakan salah satu program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dikelola langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
"Dinas Perikanan Kabupaten Donggala sebagai penerima manfaat sangat menyambut baik Program Kampung Nelayan Merah Putih ini. Ini adalah program strategis KKP yang bersinergi dengan Koperasi Merah Putih dan pemerintah daerah," ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Donggala, Ali Assegaf, Rabu (2/9/2026), usai melangsungkan pertemuan dengan Bupati Donggala.
Ali menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengubah desa pesisir menjadi kawasan yang modern, produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Untuk Tahun Anggaran 2026, program KNMP di Kabupaten Donggala akan tersebar di 6 kecamatan dengan total alokasi anggaran mencapai Rp30.239.322.000 (Tiga Puluh Miliar Dua Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Tiga Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah).
Adapun rincian 6 wilayah kecamatan dan desa/kelurahan penerima program tersebut meliputi: Kecamatan Banawa: Kelurahan Bone Oge dan Kelurahan Ganti (Kololu), Kecamatan Banawa Tengah: Desa Salubomba, Kecamatan Tanantovea: Desa Wani, Kecamatan Sindue: Desa Lero Tatari, Kecamatan Sindue Tombusabora: Desa Batusuya, dan Kecamatan Sojol: Desa Pengalaseang
Guna mempercepat realisasi pembangunan fisik di lapangan, KKP RI telah menandatangani berita acara penyerahan pelaksanaan pembangunan bersama para penyedia jasa (kontraktor). Sejumlah perusahaan yang ditunjuk untuk menggarap proyek KNMP di pesisir Donggala ini antara lain CV Triga Cipta Abadi, CV Senja Timur Indonesia, PT Armyndo Jaya, dan CV Navigasi General Contractor.
Ali menambahkan, dari total lokasi yang direncanakan, sebagian desa statusnya sudah siap (clear) untuk segera dimulai pembangunan fasilitasnya, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian administrasi.
"Khusus untuk Desa Wani, Lero Tatari, dan Bone Oge, saat ini sedang dalam proses penandatanganan penyerahan pelaksanaan pembangunan," tuturnya.
Langkah percepatan ini juga mengacu pada arahan yang disampaikan oleh La Ode Muslan selaku Wakil Sah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KNMP Wilayah, guna memastikan seluruh proyek infrastruktur dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran bagi kesejahteraan nelayan setempat. (anc)
Apa Reaksimu?

