Dugaan Penipuan Oknum Angleg Masih dalam Penyelidikan

Kasus dugaan penipuan oleh oknum anggota DPRD Poso berinisial VK, masih terus berjalan dan dilakukan penanganan secara profesional. Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap laporan korban dugaan penipuan.

Sep 5, 2026 - 09:00
Dugaan Penipuan Oknum Angleg Masih dalam Penyelidikan

POSO, METROSULAWESI.NET - Kasus dugaan penipuan oleh oknum anggota DPRD Poso berinisial VK, masih terus berjalan dan dilakukan penanganan secara profesional. Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap laporan korban dugaan penipuan.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Poso, melalui Kanit Pidum, Ipda Eko Tangkuman kepada jurnalis.

“Kasus dugaan penipuan itu prosesnya masih berjalan, tentunya masih dilakukan proses penyelidikan,” ucapnya, Kamis (3/9).

Kanit Eko Tangkuman menyebut, dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil saksi dari pelapor untuk mengumpulkan keterangan awal.

“Secepatnya saksi korban dari pelapor akan dipanggil. Kasus ini akan ditangani secara profesional,” tegasnya.

Kanit Pidum berharap, masyarakat tetap bersabar karena kepolisian tengah bekerja.

Untuk diketahui, kasus dugaan penipuan seorang oknum anggota DPRD Poso VK dari PKS dan korbannya FS, viral dimasyarakat.

Kasus dugaan penipuan ini terkait janji-janji VK terlapor, hingga terjadi hutang piutang senilai Rp 34 juta lebih. Meskipun ada jaminan mobil dari terlapor, ternyata kendaraan roda empat tersebut bermasalah karena bukan mobil milik terlapor.

Tidak menemui penyelesaian dan merasa dipermainkan selama satu tahun, korban FS kemudian melayangkan laporan ke Polres Poso atas dugaan penipuan uang. 

Sebelumnya kepada awak media, FS menceritakan, dimana sebelumnya orang tua VK sudah mengundang dirinya untuk penyelesaian hutang anaknya VK dan dirinya datang ke rumah VK di Kayamanya.

"Merasa ada itikad baik dan hutangnya segera lunas, saya menuju rumah VK, namun disayangkan, orang tua VK hanya sanggup bayar Rp 15 juta, tentu saya menolak, karena hutang keseluruhan berjumlah Rp 34.500.000.," kata FS.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow