Parayaan HUT Ke-2 Aspek Sulteng Sajikan 1.000 Porsi Kuliner Gratis

Perayaan HUT Ke-2 Asosiasi Pedagang Kuliner (Aspek) Sulawesi Tengah berlangsung cukup meriah di Gedung Yojokodi Palu, Sabtu 8 Agustus 2026. Kegiatan ini dihadiri seribuan keluarga besar dari pedagang kuliner di Palu.

Agustus 8, 2026 - 16:44
Parayaan HUT Ke-2 Aspek Sulteng Sajikan 1.000 Porsi Kuliner Gratis
Ketua Aspek Sulteng, Bino A Juwarno didampingi Ketua Panitia HUT Ke-2 Aspek Sulteng, Suko Wiyono, kemudian potongan tumpeng diserahkan ke Asisten II Setdaprov Sulteng, Rudi Dewanto. Foto: Udin Salim

PALU, METROSULAWESI.NET- Perayaan HUT Ke-2 Asosiasi Pedagang Kuliner (Aspek) Sulawesi Tengah (Sulteng) berlangsung cukup meriah di Gedung Yojokodi Palu, Sabtu 8 Agustus 2026. Kegiatan ini dihadiri seribuan keluarga besar dari pedagang kuliner di Palu.

Perayaan dihadiri yang Gubernur Sulteng diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah  Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Rudi Dewanto itu juga menyajikan 1.000 porsi kuliner secara gratis. Perayaan HUT Aspek ini juga dihadiri anggota DPRD Sulteng Ratna Agan.

Ketua Umum Aspek Sulteng, Bino A Juwarno pada kesempatan itu mengajak, seluruh anggota Aspek Sulteng untuk semakin memperkuat persatuan. “Asosiasi yang kita bentuk dua tahun lalu ini, adalah sebagai wadah kita semua untuk saling bantu membantu, memperjuangkan kepentingan kita bersama. Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk semakin  memperkuat pesatuan,” kata Bino.

Pada kesempatan itu, Bino juga menyampaikan bahwa Aspek Sulteng adalah himpunan dari berbagai pedagang kuliner di Sulteng. “Ada pedagang coto, rumah makan padang, warung Mas Joko, Somai dan lainnya,” ujar Bino.

Sementara itu, Rudi Dewanto yang membacakan sambutan gubernur mengatakan, Pemerintah Provinsi mendorong agar UMKM kuliner naik kelas. Setidaknya ada lima hal agar UMKM bisa naik kelas. Kelima hal itu di antaranya, adalah UMKM harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi digital.

Selain itu kata Rudi, UMKM juga harus bisa menghasil produk yang berkualitas, agar bisa bersaing di pasaran. “Kita punya kuliner khas Kaledo. Ada banyak tamu-tamu dari luar Kota Palu misalnya dari Jakarta, yang menginginkan agar Kaledo bisa dibawa pulang. Persoalannya UMKM kita belum punya pengemasan yang baik. UMKM kaledo harus bisa mencari cara, bagaimana agar Kaledo bisa dibawa pulang dan bisa bertahan beberapa hari. Bisa saja misalnya dengan membuat kaledo beku,” jelas Rudi.

Di bagian lain, kata Rudi, pemerintah terus mendorong UMKM agar bisa berkembang baik. Salah satu caranya dengan menyediakan kredit dengan bunga rendah. “Dan saya kira pemerintah pusat sudah menyediakan kredit ini,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Rudi menyampaikan selamat merayakan ulang tahun kedua kepada segenap keluarga besar Aspek Sulteng. Dia berharap Aspek terus maju dan akan menjadi organisasi yang terus bertumbuh besar.

Pada perayaan HUT ke-2 itu juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat halal kepada beberapa pelaku UMKM kuliner. (din)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow