Berikut Hasil Lengkap Assesment Kompetensi Manajerial pada Lelang Jabatan Pemprov Sulteng, Ada Yang MS dan MMS

Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Sulteng telah mengumumkan assesment Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural yang dilakukan oleh Tim Penilai Kompetensi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan atau lelang jabatan di lingkup Pemprov Sulawesi Tengah (Sulteng).

Mar 6, 2026 - 13:42
 0
Berikut Hasil Lengkap Assesment Kompetensi Manajerial pada Lelang Jabatan Pemprov Sulteng, Ada Yang MS dan MMS
Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Sulteng telah mengumumkan assesment Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural yang dilakukan oleh Tim Penilai Kompetensi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan atau lelang jabatan di lingkup Pemprov Sulawesi Tengah (Sulteng). FOTO: SCRENSHOOT.

PALU, METROSULAWESI.NET- Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Sulteng telah mengumumkan assesment Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural yang dilakukan oleh Tim Penilai Kompetensi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan atau lelang jabatan di lingkup Pemprov Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dikutip dari laman Badan Kepegawaian Daerah (BDK) Sulteng pada Jumat 6 Maret 2026, panitia seleksi menetapkan nama peserta yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan masih memenuhi syarat (MMS).

Untuk lelang jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulteng misalnya diikuti sebanyak delapan peserta. Dari delapan peserta hanya dua orang yang mendapat status MS sedangkan sisanya MMS. Kedua nama yang dinyatakan MS itu, yakni: Dony Kurniawan Budjang dan Muh Syahrul Syam. Dony sendiri saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Nakertrans Sulteng dan dipercaya sebagai Pj Kadis Nakertrans Sulteng.

Enam nama yang dinyatakan MMS pada lelang jabatan Kadis Nakertrans Sulteng itu yakni: Ariyono Orab, Dadang, Firdaus MG Abd Karim, Н. Mohamad Yusuf, Mulyadi, dan Roedollof.

Sementara untuk lelang jabatan Lingkungan Hidup Sulteng, juga diikuti 16 peserta. Yang dinyatakan MS sebanyak delapan orang, yakni: Abd Rasyid, Alimudin Muhammad, Febrianto, Derdy Salamat, Mohammad Fadly, Mohamad Nasir, Toviani Trisye Koruwu, dan Wahid Irawan.

Sisanya delapan orang dinyatakan MMS, yakni: Amir Aminudin, Andi Sakri Takwa, Artjo Rizal, Djambar, Edy Sitorus, Herdyanto, Moh Yasin Baculu, dan Ridwan.

Selanjutnya untuk lelang jabatan Kepala Dinas Kehutanan Sulteng, diikuti empat peserta. Tiga di antaranya dinyatakan MS, yakni: Mohammad Fadly, Salim, dan Susanto Wibowo. Sedangkan satu orang MMS, yakni: Andi Sakri Takwa.

Untuk lelang jabatan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulteng, diikuti 10 peserta. Empat orang di antaranya MS, yakni: Andy Adityawarman Sembiring, Asbudianto, Mohamad Ambar Mahmud, dan Susi Andayani. Sedangkan sisanya MMS, yakni: Arianto Orab, Djaenudin, Djambar, Edy Sitorus, Nur Srikandi, dan Swito Sapto Margo.

Selanjutnya untuk lelang jabatan kepala Dinas Komunikasi, Informastika, Persandian dan Statistik Sulteng, diikuti sembilan peserta. Lima peserta dinyatakan MS, yakni: Idhamsyah, Mohamad Fadli, Mohammad Rusli, Syarif Pusadan dan Wahyu Agust Pratama. Sedangkan sisanya empat peserta dinyatakan MMS, yakni: Aswin Saudo, Hermanto, Jemi Ferdinand Tompira, dan Sonny.

Untuk lelang jabatan kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sulteng, dari lima peserta tiga di antaranya MS, yakni: Haris, Dony Kurnia Budjang, dan Idhamsyah. Sisanya dua orang yakni: Aswin Saudo dan Moh Rivan Burase dinyatakan MMS.

Selanjutnya, lelang jabatan kepala Badan Kesatuan  Bangsa dan Politik Daerah Sulteng, diikuti 10 peserta. Lima di antaranya MS, yakni: Fahrudin, Febrianto, Kamal Ariansyah, Rachman Ansyari, dan Wahyu Agust Pratama. Sedangkan lima lainnya, yakni: Asrul Achmad, H Mohamad Yusuf, Mulyadi, Saprudin, dan Zulfikar Is Paudi dinyatakan MMS.

Untuk jabatan staf ahli gubernur Bidang Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Kawasan dan wilayah diikuti sebanyak 20 peserta. Sebanyak 12 peserta dinyatakan MS, yakni: Abraham Tadanugi, Alimudin Muhammad, Andi Ariani, Fahrudin, Irmawati Sahi, Irwan, Mira Yuliastuti, Mohamad Nasir, Muhlis, Rachman Ansyari, Rahmad Iqbal Nurkhalish B Aly, dan Rusmiadi. Sisanya delapan peserta dinyatakan MMS, yakni: Asrul Achmad, Atjo Rizal, Dadang, Djaenudin, Hasna, H Hermanto, Moh Rivan Burase, dan Moh Yasin Baculu.

Untuk lelang jabatan  direktur UPT Rumah Sakit Umum Daerah Undata diikuti tiga peserta. Semuanya dinyatakan MS, yakni: Jumriani, Munawir H Usman, dan Nurlaela Harate.

Untuk lelang jabatan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Sulteng, diikuti 13 peserta. Sebanyak enam orang dinyatakan MS, yakni: Abraham Tadanugi, Diah Seftiarina, Fitri Rosmala Dewi Mastura, Irmayanti, I Wayan Yudana, dan Kamal Ariansyah. Sementara tujuh lainnya dinyatakan MMS, yakni: Agus Slamet Barnabas, Arifin, Herdyanto, Mohamad Ali, Mohamad Azir, Mohammad Ramadhan Ladwan, dan Nunung Susanti Podungge.

Untuk kepala Biro Kesehatan Rakyat Setdaprov Sulteng diikuti 13 peserta. Enam di antaranya dinyatakan MS, yakni: Andi Ariani, Chusnarni Widyawati, Fitri Rosmala Dewi Mastura, Irmawati Sahi, Mohamad Fadli, dan Rustam Aripuddin. Tujuh orang dinyatakan MMS, yakni: Arifin, Henny Anggraini, Hestiwati, Mohamad Ali, Nunung Susanti Podungge, Widyawati dan Yance.

Yang terakhir untuk lelang jabatan kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Sulteng diikuti empat peserta. Tiga peserta dinyatakan MS, yakni: Asbudianto, Irwan dan Rusmiadi. Sedangkan satu di antaranya MMS, yakni: Mohammad Ridho Hamzah.

Pengumuman hasil assesment seleksi lelang jabatan tersebut diumumkan tanggal 6 Maret 2026 ditandatangani Sekretaris Daerah Sulteng, Novalina.

Dalam pengumuman itu disebutkan, peserta yang MS dan MMS kompetensi manajerial serta sosial kultural berhak mengikuti tahapan seleksi presentasi makalah dan wawancara serta diwajibkan mengumpulkan sejumlah persyaratan.

"Pelaksanaan seleksi presentasi makalah dan wawnacara akan diumumkan setelah pengumuman ini. Keputusan panitia seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat," tulis pengumuman itu. (din)

 

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow