Wabup Poso Hadiri Silaturahmi Akbar Pemangku Adat
Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar menghadiri kegiatan Silaturahmi Akbar Pemangku Adat sekaligus pelantikan Forum Komunikasi Pemangku Adat (FKPA) yang digelar di Best Western Plus Coco Palu, Selasa (14/4).
POSO, METROSULAWESI.NET - Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar menghadiri kegiatan Silaturahmi Akbar Pemangku Adat sekaligus pelantikan Forum Komunikasi Pemangku Adat (FKPA) yang digelar di Best Western Plus Coco Palu, Selasa (14/4).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-62 Sulawesi Tengah, mengusung tema “Dari Adat untuk Peradaban Dunia” yang menegaskan posisi strategis masyarakat hukum adat dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa arah pembangunan daerah ke depan mengusung semangat Berani Harmoni dan Berani Berkah, yakni pembangunan yang selaras dengan nilai-nilai budaya serta memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, termasuk masyarakat hukum adat.
Ia juga menyampaikan bahwa pembentukan FKPA telah dirancang sejak sebelum dirinya menjabat, dan kini telah diformalkan dalam dokumen RPJMD sebagai bagian dari upaya memperkuat peran adat dalam pembangunan.
“FKPA bukan untuk mengatur adat. Itu kewenangan pemangku adat. Forum ini wadah komunikasi untuk memperkuat persatuan,” tegasnya.
Gubernur juga mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran para pemangku adat dan raja-raja se-Sulawesi Tengah. Menurutnya, kehadiran lintas generasi tersebut menjadi simbol kuatnya persatuan dan kesatuan di daerah.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam menjaga dan menghidupkan nilai-nilai budaya serta kearifan lokal. FKPA diharapkan menjadi penggerak dalam memperkuat peran pemangku adat di seluruh wilayah Sulawesi Tengah, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga hingga kabupaten dan kota.
“Tidak hanya hadir di tingkat provinsi, tapi juga dapat terbentuk hingga kabupaten dan kota agar dapat membantu memfasilitasi para pemangku adat,” ujarnya.
Selain itu, diberikan pula penghargaan tanda kehormatan adat kepada para gubernur Sulawesi Tengah sebelumnya sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun daerah.
Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

