FAI Sulteng Kembangkan Airsoft di Tujuh Daerah, Siapkan Event PATCH 2026

Federasi Airsoft Indonesia (FAI) Pengurus Daerah XIII Sulawesi Tengah kembali melaksanakan agenda tahunan berupa pembaruan data pegiat airsoft se-Sulawesi Tengah sekaligus mempererat silaturahmi dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah.

Mei 31, 2026 - 16:49
FAI Sulteng Kembangkan Airsoft di Tujuh Daerah, Siapkan Event PATCH 2026
Federasi Airsoft Indonesia (FAI) Pengurus Daerah XIII Sulawesi Tengah kembali melaksanakan agenda tahunan berupa pembaruan data pegiat airsoft se-Sulawesi Tengah. FOTO: DOK FAI SULTENG.

PALU, METROSULAWESI.NET - Federasi Airsoft Indonesia (FAI) Pengurus Daerah XIII Sulawesi Tengah kembali melaksanakan agenda tahunan berupa pembaruan data pegiat airsoft se-Sulawesi Tengah sekaligus mempererat silaturahmi dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua FAI Pengda Sulawesi Tengah, M. Ridho Hamzah, S.Pi., M.Si., AIFO-P dan diterima Direktur Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Sulteng, Kombes Pol. Andi Aditya Sakti, S.I.K, didampingi Kasie Yanma Ditintelkam Polda Sulteng, AKP Ahmad Soleh.

Dalam pertemuan tersebut, FAI Sulawesi Tengah menyampaikan pembaruan data organisasi serta perkembangan jumlah pegiat airsoft yang tersebar di berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Agenda ini menjadi bagian dari koordinasi rutin tahunan sebagai bentuk transparansi dan sinergi dengan pihak kepolisian terkait perkembangan olahraga airsoft di daerah.

Ketua FAI Pengda Sulawesi Tengah, M. Ridho Hamzah mengatakan koordinasi tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi agar olahraga airsoft tetap berjalan pada koridor yang benar serta mampu melahirkan prestasi.

“FAI berkomitmen menjaga airsoft tetap berada pada koridor olahraga. Melalui sinergi dengan Polda Sulteng, kami ingin memastikan seluruh pegiat memahami aturan yang berlaku sekaligus mendorong lahirnya prestasi dan komunitas airsoft yang positif di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Menurut Ridho, pelaporan dan pembaruan data penting dilakukan untuk memberikan gambaran yang akurat mengenai jumlah anggota serta persebaran komunitas airsoft di Sulawesi Tengah. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengawasan dan pengendalian penggunaan unit airsoft agar tetap sesuai peruntukannya sebagai sarana olahraga, sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2018.

Saat ini, FAI Sulawesi Tengah telah berkembang di berbagai kabupaten dan kota dengan terbentuknya tujuh Pengurus Cabang (Pengcab), yakni Kota Palu, Kabupaten Poso, Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Morowali Utara, dan Morowali.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menyampaikan laporan perkembangan organisasi, Pengda FAI Sulawesi Tengah juga menyerahkan proposal pelaksanaan Bhayangkara Palu Airsoft Tactical Challenge (PATCH) 2026 yang akan digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan PATCH 2026 direncanakan menjadi ajang silaturahmi, kompetisi, dan pembinaan bagi para pegiat airsoft dari berbagai daerah. Event tersebut juga diharapkan menjadi wadah untuk mendorong pengembangan olahraga airsoft yang aman, tertib, dan sesuai regulasi.

Melalui sinergi yang terus terjalin antara FAI dan Polda Sulawesi Tengah, olahraga airsoft diharapkan semakin berkembang sebagai olahraga masyarakat yang mampu melahirkan generasi berprestasi serta memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Tengah. (ap)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow