Resmi Dilembagakan, AAC Bertransformasi Jadi Wadah Sosial dan Kemanusiaan

AAC resmi dilembagakan secara hukum untuk bertransformasi penuh menjadi organisasi sosial dan kemanusiaan.

Juli 17, 2026 - 18:17
Resmi Dilembagakan, AAC Bertransformasi Jadi Wadah Sosial dan Kemanusiaan
Ahmad Ali foto bersama perwakilan relawan Ahmad Ali Center (AAC) usai deklarasi di Palu, Jumat, 17 Juli 2026. FOTO: MICHAEL

PALU, METROSULAWESI.NET - Relawan Ahmad Ali Center (AAC) memasuki babak baru dalam sejarah pergerakannya. Lewat momentum deklarasi relawan se-Sulawesi Tengah, Ahmad Ali menegaskan bahwa wadah ini telah resmi dilembagakan secara hukum untuk bertransformasi penuh menjadi organisasi sosial dan kemanusiaan.

​Langkah ini diambil guna melepaskan citra AAC dari kepentingan politik praktis dan memperluas daya jangkau manfaatnya bagi masyarakat luas.

​Dalam sambutannya, Ahmad Ali mengenang kembali awal mula berdirinya AAC pada tahun 2018 silam. Saat itu, lembaga ini dibentuk bersama para relawan sebagai penopang sayap politik demi kepentingan pemenangan dirinya dan partai politik tempat ia bernaung dulu. Namun, seiring berjalannya waktu dan dinamika politik yang berkembang, ia melihat perlunya reposisi besar-besaran.

​"Hari ini saya ingin melembagakan secara hukum bahwa Ahmad Ali Center tidak lahir hanya untuk kepentingan politik. Saya mau AAC bisa menjadi wadah perjuangan kemanusiaan untuk seluruh masyarakat Sulawesi Tengah," tegas Ahmad Ali yang disambut gemuruh tepuk tangan para relawan yang hadir mengikuti deklarasi di Palu pada Jumat (17/7/2026).

Ahmad Ali hadir didampingi Ketua Yayasan AAC, Moh Hidayat Lamakarate, Ketua Umum AAC, Fahruddin Yunus, dan sejumlah tokoh loyalis Ahmad Ali.

​Melalui kesempatan ini, ia meluruskan isu miring yang menuduh kehadiran AAC yang baru ini sengaja dibentuk untuk menggembosi atau menyaingi partai politik tertentu. Ahmad Ali memastikan bahwa AAC bukanlah lembaga politik ataupun sayap pergerakan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), meskipun saat ini ia menjabat sebagai Ketua Harian di partai tersebut.

​AAC dirancang sebagai titik temu bagi siapa saja yang ingin berbuat baik tanpa memandang latar belakang bendera politik. Pasca-transformasi ini, Ahmad Ali menargetkan program kerja nyata yang langsung menyentuh akar rumput. 

Ia mencanangkan agar minimal setiap tiga bulan sekali, Ahmad Ali Center hadir secara masif di tengah-tengah masyarakat di seluruh kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah. Ahmad Ali mengingatkan seluruh elemen relawan untuk menanamkan jiwa sosial yang tulus dan mengutip sebuah pesan bijak.

"Kalian semua adalah mata dan telinga saya. Perhatikan lingkungan sosial dan jadikan AAC sebagai wadah yang berguna untuk orang lain. Kata Nabi, sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain," pungkasnya. (*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow