Pembentukan FPRB Langkah Strategis Perkuat Kesiapsiagaan

Yayasan Panorama Alam Lestari (Y.PAL) menggelar forum multi-stakeholders dalam pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang melibatkan OPD terkait serta stakeholder lainnya yang berlangsung di aula Bappelitbangda Poso, Selasa (14/4).

Apr 16, 2026 - 09:00
 0
Pembentukan FPRB Langkah Strategis Perkuat Kesiapsiagaan
Yayasan Panorama Alam Lestari (Y.PAL) menggelar forum multi-stakeholders dalam pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang melibatkan OPD terkait serta stakeholder lainnya yang berlangsung di aula Bappelitbangda Poso, Selasa 14 April 2026. (Foto: Ist)

POSO, METROSULAWESI.NET - Yayasan Panorama Alam Lestari (Y.PAL)  menggelar forum multi-stakeholders dalam pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang melibatkan OPD terkait serta stakeholder lainnya yang berlangsung di aula Bappelitbangda Poso, Selasa (14/4).

Ketua Bappelitbangda Poso, Reza Rangga, mewakili Bupati Poso saat membuka kegiatan menegaskan, pembentukan FPRB  adalah langkah strategis untuk menciptakan kolaborasi lintas sektor guna memperkuat kesiapsiagaan, mitigasi, dan ketahanan daerah terhadap potensi bencana.

"Forum ini mempertemukan berbagai pihak pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media—untuk menyatukan kepedulian dalam manajemen risiko bencana. FPRB dibentuk untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkecil risiko korban, serta memfasilitasi koordinasi langkah pencegahan dan persiapan sebelum bencana terjadi," tutur Reza.

Masih dikatakannya, adanya Kolaborasi Multistakeholder, dimana forum ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan (pemerintah daerah/BPBD, komunitas, organisasi non-pemerintah, relawan) guna menciptakan sinergi dalam advokasi dan implementasi pengurangan risiko bencana.

"Melalui pembentukan FPRB, diharapkan terbangun budaya sadar bencana yang tangguh di tingkat  desa atau kelurahan  hingga tingkat kabupaten," ujar Reza.

Sementara itu, Direktur Y.PAL Yopi Hari mengungkapkan, pembentukan FPRB adalah bagian dari upaya mitigasi sejak dini langkah pencegahan dan persiapan sebelum bencana datang.

"Melalui forum ini, masyarakat dilatih untuk tanggap, tahu jalur evakuasi, cara penyelamatan, serta bagaimana mengelola logistik dan sumber daya saat terjadi krisis. Pembentukan FPRB ini menjadi langkah awal membangun budaya sadar bencana. 

Semoga dengan kebersamaan dan koordinasi yang kuat kata dia, kita dapat  selalu siap, sigap, dan tangguh dalam menghadapi berbagai risiko bencana.

Reporter: Saiful Sulayapi 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow