Pembalap Cilik Asal Morut Akan Tampil di Kejurnas Grasstrack Region 5 Putaran 2 di Manado

Usianya baru 8 tahun dan masih duduk di bangku kelas 2 SD Tinompo. Namun, keberanian serta semangat bertanding Injilio Barau sudah melampaui anak-anak seusianya.

Jun 10, 2026 - 06:14
Pembalap Cilik Asal Morut Akan Tampil di Kejurnas Grasstrack Region 5 Putaran 2 di Manado
Injilio Barau. FOTO: DOK

PALU, METROSULAWESI.NET - Usianya baru 8 tahun dan masih duduk di bangku kelas 2 SD Tinompo. Namun, keberanian serta semangat bertanding Injilio Barau sudah melampaui anak-anak seusianya. Putra pasangan Cris Barau dan Tinevi Tamehi itu kini mulai dikenal sebagai salah satu pembalap cilik potensial asal Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah.

Dunia grasstrack dan motocross sudah akrab bagi Injilio sejak pertama kali turun di ajang Bhayangkara Grasstrack Motocross pada Juli 2025 di Sirkuit Kawan ET Korowou, Morowali Utara. Saat itu, Injilio masih menggunakan motor matik 50 cc hanya untuk menyalurkan rasa penasarannya terhadap balapan.

“Waktu itu Injilio mengendarai motor matic 50 cc. Yang penting rasa penasarannya terobati,” kenang sang ayah, Cris Barau, anggota Polri yang bertugas sebagai Kanit Intel Polsek Lembo.

Namun, pengalaman pertama tersebut justru membuat semangat Injilio semakin besar. Ia kemudian meminta orang tuanya untuk mengganti tunggangannya dengan motor berkapasitas mesin lebih besar agar bisa bersaing lebih kompetitif.

“Sempat ragu awalnya karena takut Injilio belum mampu mengendalikan motor dengan cc lebih besar. Tapi senior-senior pembalap di Morut justru mendorong agar Injilio menggunakan motor yang lebih mumpuni kalau ingin berprestasi. Akhirnya motor pertama kami jual untuk membeli motor 130 cc,” ujar Cris.

Sejak saat itu, Injilio mulai aktif mengikuti berbagai ajang grasstrack di sejumlah daerah, seperti Morowali Utara, Kabupaten Sigi, Morowali, hingga Banggai. Bersama Puncak 31 YAC Bisoku Polres Morut Racing Team, ia sukses mengumpulkan sejumlah penghargaan dan pengalaman berharga di lintasan balap.

Perjalanan Injilio kini memasuki babak baru. Jika tidak ada kendala, ia akan tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region 5 Putaran 2 yang berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, pada 26-28 Juni 2026.

Pada ajang tersebut, Injilio dijadwalkan turun di tiga kelas berbeda, yakni Mini Trail Kelompok Umur 10 Tahun, Mini Trail Kelompok Umur 13 Tahun, dan Mini Trail Non-SE Umur 12 Tahun.

“Injilio akan turun di tiga kelas. Ini menjadi pengalaman besar baginya karena sebelumnya dia hanya tampil di kejuaraan terbuka di Sulawesi Tengah,” kata Cris yang selalu setia mendampingi putranya di setiap perlombaan.

Usai tampil di Sulawesi Utara, Injilio kembali dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Grasstrack Region 5 Putaran 3 di Buol pada 4-5 Juli 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara.

Bagi keluarga, perjalanan Injilio bukan semata mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana mengasah mental, kemampuan, dan semangat bertanding sejak dini.

“Kami anggap ini sebagai liburan sambil mengembangkan kemampuan dan jiwa kompetitifnya. Syukurnya Injilio didukung tim yang peduli serta memiliki arena latihan yang bisa digunakan kapan saja,” ujar Cris.

Sementara itu, Injilio sendiri mengaku hanya ingin terus mendapatkan kesempatan bertanding. Dengan polos, bocah asal Morowali Utara itu menyebut kemenangan akan datang dengan sendirinya jika terus berusaha di lintasan.

“Pokoknya bertanding dulu, juara itu pasti datang sendiri asal baku bage dulu di sirkuit. Percuma latihan kalau tidak bertanding,” ucap Injilio sambil tersenyum.

Kini, Injilio Barau telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pembalap cilik berbakat asal Morowali Utara. Keberaniannya tampil di level Kejurnas pada usia muda menjadi langkah awal untuk mengejar mimpi yang lebih besar di dunia balap motor Indonesia. Ia juga telah mengantongi Kartu Izin Start (KIS) IMI Sulawesi Tengah sebagai syarat resmi mengikuti kompetisi nasional. (ap)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow