Seragam Sekolah Diberi Kakak Kelas, Azil Ingin Jadi Polisi
Nama lengkapnya, Moh. Azil. Siswa kelas 7 SMP Negeri 6 Kelurahan Ganti, Kabupaten Donggala ini ingin menjadi seorang polisi.
DONGGALA, METROSULAWESI.NET- Nama lengkapnya, Moh. Azil. Siswa kelas 7 SMP Negeri 6 Kelurahan Ganti, Kabupaten Donggala ini ingin menjadi seorang polisi.
Azil adalah salah satu anak nelayan yang sudah mengerti hidup hemat. Saat masuk ke SMP, Azil tak mau merepotkan kedua orang tuanya. Baju seragam sekolahnya dia peroleh dari pemberian kakak kelasnya.
“Untuk seragam sekolah lengkap om, baju sekolah yang saya pakai dikasi kakak kelasku. Saya tidak mau beli baju baru, supaya bisa hemat uangnya bisa disimpan,” katanya kepada wartawan di sela kegiatan sosialisasi Sekolah Terintegrasi di Kantor Bupati Donggala, Selasa 21 Juli 2026.
Azil adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Setiap hari ke sekolah menumpang dengan keluarganya menggunakan sepeda motor. Perjalanan dari rumah ke sekolah memakan waktu sekitar 20 menit. Meski cukup jauh, namun Azil tak patah semangat mengejar cita-citanya.
“Kami di kelas 7 SMP 6, Satu kelas 13 orang om. Papa ku nelayan. saya punya adik dua, saya anak pertama,” kata Azil.
Azil tinggal di salah dusun yang dikenal penghasil ikan segar. Dusunnya masuk dalam wilayah Kelurahan Ganti. Orangtuanya bekerja sebagai nelayan.
Sebagai anak pertama, Azil ingin mengangkat derajat keluarganya, karena itu dia bercita-cita ingin menjadi polisi.
“Saya mau jadi polisi nanti om. Masa anak nelayan tidak bisa punya cita-cita tinggi mau jadi polisi, harus semangat sekolahnya om biar cita-cita tercapai. Saya juga mau masuk di sekolah yang akan dibangun di dusun Lapaloang,” ucapnya dengan polos.
Azil menambahkan sebagai anak pertama, ia juga meluangkan waktu membantu kedua orang tuanya jika libur sekolah.
“Saya bukan hanya pintar minta uang jajan om, saya juga sering bantu orang tuaku kalau saya libur sekolah. Biasanya saya jaga adikku kalau papa ke laut dan mama ke pasar,” tutupnya. (anc)
Apa Reaksimu?

